SPAM BNS Senilai Rp30 Miliar Batal Dibangun 

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Rencana pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bandarnegeri Suoh (BNS) Kabupaten Lampung Barat yang  sebelumnya telah masuk dalam agenda nasional, dan diproyeksikan akan mulai dibangun tahun anggaran 2020 ini ternyata batal. 

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lambar  Ir. Okmal, M.Si., mengatakan, pembatalan pembangunan SPAM BNS oleh pemerintah pusat tersebut merupakan salah satu dampak dari kebijakan refocusing dan realokasi anggaran  dalam penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

”Sudah dipastikan batal (pembangunan SPAM BNS, Red), itu dampak adanya wabah Covid-19, dan belum ada informasi juga apakah akan direalisasikan tahun depan atau tidak, namun yang jelas berkas kita sudah ada di pusat, dan harapannya tetap direalisasikan,” ungkap Okmal.

Dijelaskan, pada  perencanaan yang ditetapkan pembangunan SPAM BNS, akan menelan anggaran total sekitar Rp30 miliar, SPAM tersebut seyogyanya akan dinikmati oleh lima pekon yakni Pekon Trimekarjaya, Bandaragung, Gunung Ratu dan Srimulyo, dengan kapasitas air 30 liter per detik.

”Untuk sumber airnya ada di hulu sungai Way Haru, yang telah dilakukan survey kelayakan termasuk pada saat musim kemarau seperti sekarang ini debit airnya masih memungkinkan, dan targetnya untuk jumlah sambungan ke pelanggan itu sebanyak 2000 sambungan,” kata dia.

Dengan adanya sumber air yang layak melalui SPAM tersebut maka masyarakat tidak lagi kesulitan untuk mencari air bersih, karena sejauh ini untuk mencuci dan mandi banyak masyarakat harus menyaring terlebih dahulu air sumur yang didapat, sementara untuk kebutuhan air minum mereka biasanya harus mengambil dari  lokasi yang cukup jauh.

”Sebelumnya, pemerintah daerah juga telah mendukung pembangunan SPAM BNS, dengan menyiapkan dana sharing sebesar Rp1 miliar,” imbuhnya. (nop/mlo)



Pos terkait