SPBU Lintik Ikuti Program “Pasti Pas”

  • Whatsapp

Medialampung.co.id Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada konsumen, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) salah satunya di SPBU Lintik Kecamatan Krui Selatan, melaksanakan kegiatan auditor SPBU program “Pasti Pas” yang menjadi program Pertamina, Senin (23/12).

Pengawas SPBU Lintik, Suwono, mengatakan, program itu wajib di audit oleh pihak ketiga dalam hal ini TUV Rheinland Indonesia. Mulai dari kebersihan, format fisik, pelayanan, kualitas dan kuantitas Bahan Bakar Minyak (BBM), serta lainnya. Pada audit yang dilaksanakan hari ini dilakukan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu ke pihak SPBU.

Bacaan Lainnya



“Jika SPBU lulus audit tahap pertama, maka akan ada audit di bulan berikutnya, dengan grade dalam program Pasti Pas itu yakni grade silver, gold, dan diamond,” katanya.

Menurutnya, setiap grade Pasti Pas itu memiliki margin masing-masing, sesuai dengan fasilitas dan kemampuan di SPBU dalam rangka memenuhi syarat-syarat dari auditor. Program Pasti Pas dari Pertamina itu bertujuan untuk mengantisipasi kecurangan di SPBU seperti mengurangi takaran atau memanipulasi kualitas BBM.

“Untuk itu dengan adanya program Pasti Pas di SPBU Lintik ini kita berharap pelayanan ke konsumen bisa terus ditingkatkan dengan lebih baik,” jelasnya.

Menurutnya, dari tiga SPBU di Kabupaten Pesbar yang telah mengikuti program Pasti Pas itu baru ada dua SPBU yakni di SPBU Bangun Negara Kecamatan Pesisir Selatan dan SPBU Lintik. Program Pasti Pas itu membuat SPBU tidak bisa curang seperti mengubah setelan takaran di mesin pompa dispenser, karena itu akan selalu dikontrol oleh pihak terkait yang melakukan tera dispenser dan tera bejana di SPBU.

“Artinya ada pengawasan secara ketat dari auditor, begitu juga dengan pengawasan kebersihan di SPBU seperti kebersihan toilet, hingga pengawasan fasilitas pendukung lainnya,” katanya.

Masih kata Suwono, jika dalam audit program Pasti Pas itu SPBU Lintik  hasilnya belum lulus, maka kedepan akan mengajukan lagi ke Pertamina untuk dilakukan audit. Meski selama ini dalam pelayanan ke konsumen masih berjalan maksimal dan belum terjadi keluhan, tapi itu harus tetap ditingkatkan.

“Kita berharap pelayanan di SPBU Lintik ini bisa terus optimal, karena hal itu akan memberikan kenyaman bagi konsumen,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)



Pos terkait