Spek Jalan Produksi Pekon Muarajaya I Dipertanyakan 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pengerjaan pembangunan jalan produksi perikanan di Pemangku Sukamenanti, Pekon Muarajaya I, Kecamatan Kebuntebu, Kabupaten Lampung Barat (Lambar), terindikasi dilaksanakan tidak sesuai spesifikasi (spek), Seperti halnya tidak tanpak mengunakan besi tulang penyabung antar kotak dan standar adukan pengunaan semen, pasir dan batu.

Berdasarkan informasi yang dapat dipertangung jawabkan, proyek itu kabarnya, dari Dana Alokasi Khusus (DAK), berupa pembangunan perkerasan badan jalan produksi perikanan. Namun tidak diketahui persis dari mana asalnya karena tidak adanya plang proyek di lokasi.

Bacaan Lainnya



Disebutkannya, kegiatan itu terindikasi dikerjakan tidak sesuai spesifikasi lantaran kualitasnya, sangat jauh berbeda dengan pembangunan serupa di Pekon Waypetai, Kecamatan Sumberjaya. “Di Pekon Waypetai juga dibangun proyek seperti ini. Di sana digunakan besi tulang penyambung antar kotak yang gunanya agar tidak retak atau terpisah, namun yang disini bangunannya seperti bangunan pekon melalui Anggaran Dana Desa (ADD), padahal skala nasional,” ungkapnya.

Terkait itu kepada pihak berkompeten pemerintah diharapkan dapat mengecek kegiatan itu, jika betul dalam pengerjaannya tidak sesuai spesifikasi, jelas bukan saja akan merugikan negara, namun pemanfaat jalur yang telah lama mengidamkan pembangunan ikut dirugikan karena kualitas yang kurang baik.

Sementara itu ada pertanyaan lain yang kemudian muncul, apakah proyek itu betul dikerjakan oleh pihak ketiga melalui lelang (tender), atau justru dilakukan oleh kelompok masyarakat (swa kelola). “Kami juga bertanya-tanya proyek ini sebenarnya swakelola apa tender. Kalau swakelola berarti pengerjaannya juga menyalahi,” urai warga lainnya. (ius/mlo)



Pos terkait