Status Lampura Turun ke Zona Kuning

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Ketua Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lampung Utara (Lampura), Budi Utomo, melalui Sekretaris Posko, Maya Manan, sekaligus Plt. Kepala Dinas Kesehatan menyatakan bahwa Kabupaten Lampura saat ini mengalami penurunan status penyebaran Covid-19. 

Dari sebelumnya, berada di penyebaran tingkat sedang (orange), menjadi rendah (kuning).

Bacaan Lainnya


“Penurunan ini terjadi, Selasa,17 November 2020, yang ditentukan oleh satgas pusat. Berdasarkan indikator epidemiologi, surveilans kesehatan dan pelayanan kesehatan. Kita berupaya semaksimal mungkin mempertahankannya, bila perlu ditingkatkan menjadi tak ada kasus atau tak berdampak (hijau),” kata Maya, Jumat (20/11).

Sebelumnya, menurut Maya, sempat terjadi peningkatan signifikan terhadap perkembangan kasus terkonfirmasi Covid-19. Sehingga berharap seluruh elemen dapat bersama-sama meningkatkan disiplin melaksanakan protokol kesehatan. 

Mulai dari tingkat kabupaten sampai ke desa/kelurahan, di beberapa desa dan kelurahan saat ini telah menyiapkan sarananya.

Untuk tingkat desa, menurutnya Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 terus melakukan upaya preventif menekan penyebaran corona. Salah satunya di Desa Cempaka, Kecamatan Sungkai Jaya, terus mengaktifkan langkah antisipasi guna menekan angka penyebaran corona. 

Hal itu terlihat saat tim satgas desa bersama kecamatan melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di tempat-tempat yang ramai aktivitas ekonomi. Macam di pasar setempat, meski disana angka kasus Covid-19 relatif kecil atau sama sekali tak ada. 

Selain memantau aktivitas masyarakat, lanjutnya, dengan cara melaksanakan protokol kesehatan (prokes), yakni 3M, memakai masker mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Jadi, kita memang giat-giatnya untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat hingga tingkat desa di Kabupaten Lampura ini,” kata Maya Manan.

Sementara, Kepala Desa Cempaka, Rizki Puspa Dewi di sela-sela kegiatan sidak prokes di pasar setempat mengaku, telah melakukan pemeriksaan kesehatan, dengan menggunakan thermogun dibantu tenaga kesehatan.

“Selain tim satgas desa dan kabupaten, disana juga kita membagikan masker khusus mereka tak membawa. Itu kita beri secara Gratis,” kata Kepala Desa Cempaka, Rizki Puspa Dewi.

Selain sidak di pasar, menurut Rizki, sebelumnya tim melaksanakan senam bersama dan bakti sosial donor darah. Sebagai sarana implementasi pola hidup sehat kepada masyarakat, sehingga dapat menjadi contoh kepada warga lainnya.

“Kalau untuk donor darah, selain membuang darah kotor di tubuh juga dapat meringankan sesama. Selain itu, kita juga memberikan teladan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga kebugaran tubuh dengan berolahraga. Salah satunya, ya senam tadi,” terangnya.

Selain aktivitas mingguan menjadi kebiasaan diera new normal, lanjutnya, pihak desa juga telah menyediakan fasilitas ruang isolasi di desa. Yang dianggarkan melalui dana desa, guna mendukung program pemerintah menyediakan fasilitas karantina disana. Sehingga tidak terjadi penumpukkan pasien, bila terjadi kenaikkan kasus baru.

“Meski di tempat kita, alhamdulillah sampai dengan saat ini tak ada atau nol kasus terkonfirmasi. Tapi untuk antisipasi, kami tindak lanjuti arahan pemerintah menyediakan tempat isolasi di desa. Dan terus melakukan sosialisasi, terkait Pesan Ibu (3M) yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” pungkasnya.(ozy/mlo)



Pos terkait