Stimulus Pedagang Mandiri, Parosil Bagikan 20 Unit Gerobak Motor dan Tenda Dagang

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Bupati Lampung Barat, Hi. Parosil Mabsus menyerahkan langsung bantuan berupa gerobak motor yang merupakan bagian dari program Stimulus Pedagang Mandiri  bagi Komunitas Pedagang Keliling (Kompak), yang terdampak  pandemi Coronavirus Disease (Covid-19).

Pakcik—sapaan Parosil Mabsus—didampingi kepala  Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Lambar Yuda Setiawan mengungkapkan, pedagang keliling merupakan sektor informal penggerak ekonomi rakyat yang terdampak langsung Pandemi Covid-19. 

Bacaan Lainnya



“Pembatasan sosial menyebabkan terhentinya ruang gerak ekonomi bagi mereka. Bantuan berupa gerobak motor beserta perlengkapan lainnya diharapkan menjadi stimulus perekonomian menghadapi wabah Covid 19,”  ungkap  Pakcik.

Menurut dia, beberapa penerima bantuan sudah tidak berdagang keliling lagi dikarenakan gerobak motornya sudah tak layak pakai. Untuk menghidupi keluarga, mereka mencari penghidupan sebagai buruh serabutan. 

“Dan Kini, mulai esok mereka akan kembali bekerja menyusuri jalan-jalan pekon mencari penghidupan menghadapi era New Normal. Semoga berkah buat semua. Salam buat keluarga dirumah,” ujar Parosil Mabsus.

Sementara itu, Kepala Diskoperindag Lambar Yuda Setiawan menjelaskan,  untuk gerobak motor tersebut ada sepuluh unit, tujuh unit untuk pedagang keliling di Kecamatan Waytenong,  dua unit Kecamatan Kebuntebu dan satu unit  di Kecamatan  Sumberjaya.

”Bantuan  tersebut merupakan bantuan dari kementerian perdagangan usulan bapak bupati pada tahun  anggaran 2019 lalu, dan Alhamdulillah tahun in direalisasikan,” ungkap Yuda.

Selain bantuan gerobak motor, lanjut dia, ada bantuan sepuluh unit tenda untuk pedagang di Kebun raya Liwa, Pedagang Bubur Terminal Pasar Liwa, BUMDes Kubu Perahu dan UKM.

”Satu unit tenda bisa muat empat pedagang, jadi harapannya tenda tersebut  benar-benar bisa  bermanfaat bagi masyarakat,  seperti halnya sepuluh unit gerobak motor,” pungkasnya.

Terpisah, Nana Suryana, mewakili seluruh rekan Kompang menyampaikan terimakasih kepada Bupati Lambar yang telah menyalurkan bantuan gerobak tersebut.

“Tentu bantuan itu menjadi sumber kehidupan baru bagi kami untuk memulai aktifitas masa status New Normal atau diperbolehkan kembali berdagang,” ungkapnya. (nop/rin/mlo)



Pos terkait