Strategi Imam Suhadi dalam Mempertahankan Nilai Luhur Bangsa

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dalam debat publik calon wakil bupati yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung Tengah di BBC Hotel Bandarjaya, Kecamatan Terbanggibesar, Senin (23/11) malam, yang mengusung tema Memperkokoh NKRI dan Kebangsaan serta Peningkatan Pelayanan Publik ini menghadirkan tiga calon wakil bupati dari masing-masing pasangan calon.

Dalam sesi debat, K.H. Imam Suhadi mendapat pertanyaan dari panelis yang dibacakan moderator Tantri Moerdopo tentang teknologi informasi telah membuktikan terbukanya informasi seluruh dunia. Generasi milenial ditandai dengan perangkat IT. “Misalnya HP pintar, komputer, internet, medsos, dsb. Dalam kondisi demikian, budaya luar negeri sangat kuat terhadap generasi muda dan pelajar yang sedang dalam proses pembentukan karakter. Ini jadi tantangan bagi Lamteng. Dampak budaya dan nilai nilai asing sangat potensial membentuk karakter pemuda dan pelajar yang justru dapat menghilangkan identitas kebangsaan. Pertanyaannya,apakah yang akan Bapak lakukan untuk mempertahankan nilai-nilai luhur dan budaya bangsa kepada generasi muda dan pelajar?” katanya.

Bacaan Lainnya

K.H. Imam Suhadi menyatakan jika diberi amanah akan menanamkan Hubbul Wathan Minal Iman kepada generasi muda dan pelajar. “Insya Allah jika diberi amanah akan menciptakan dan menggerakkan SDM masyarakat Lamteng. Alhamdulilah juga kita pasangan nasionalis-agamis. Kita akan tanamkan Hubbul Wathan Minal Iman (Cinta tanah air sebagian daripada iman) kepada generasi muda dan pelajar. Insya Allah dengan kecintaan kita dan budaya lokal kita. Juga melibatkan semua tokoh, baik tokoh agama, adat, dan masyarakat. Kita dapat menjaga generasi muda masuknya budaya luar negeri ataupun perkembangan zaman seperti sekarang ini. Dengan cara peningkatan akidah dan akhlak,” jawabnya.

Sementara M. Ilyas Hayani mendapatkan pertanyaan panelis terkait konsep membangun karakter masyarakat di Lamteng.

“Negara ini negara besar yang banyak penduduknya dengan bermacam perbedaan suku, ras, dan agama. Sebagai bangsa yang besar, ada 4 pilar bangsa yang harus dipahami semua masyarakat Indonesia. Yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. Dalam membangun karakter bangsa dibutuhkan komitmen yang kuat dan kokoh menjaga NKRI. Maka cinta tanah air perlu dikembangkan melalui sikap demokrasi, menjunjung HAM yang diletakkan dalam bingkai persatuan dan kesatuan bangsa. Apa konsep yang akan dirumuskan dalam rangka membangun karakter masyarakat di Lamteng?” kata moderator Tantri Moerdopo.

Ilyas menjawab terkait empat pilar kebangsaan tentunya akan meningkatkan kerukunan antarumat beragama.

“Terkait empat pilar kebangsaan, kita akan meningkatkan kerukunan antarumat beragama. Setiap minggu atau sebulan akan kumpulkan tokoh-tokoh lintas agama mencari permasalahan yang ada untuk menghindari konflik sosial. Tentu saja kita akan memajukan dan memantapkan keamanan masyarakat Lamteng bersinergi dengan Forkopimda,” jawabnya. (sya/mlo)

Pos terkait