Sudah 10 Tahun Jaringan Listrik PLN di Pekon Manggarai Tanpa Tiang

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Masyarakat Pekon Manggarai, Kecamatan Airhitam, Kabupaten Lampung Barat meminta PT PLN Rayon Liwa memasang tiang kabel jaringan listrik di wilayah setempat mengingat terus bertambahnya pelanggan seiring pertumbuhan penduduk dan perluasan pemukiman.

Meski telah beberapa kali harapan itu disampaikan masyarakat setempat, namun belum ada tanda-tanda dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan menunaikan kewajiban pemasangan tiang yang mana sudah lebih 10 tahun jaringan listrik masuk daerah tersebut.

Bacaan Lainnya


Pantauan media ini di pekon tersebut, kabel penghantar arus listrik bertegangan 220 Volt itu masih melintang semrawut, seperti disangga di atas pepohonan maupun menggunakan bambu.

Kondisi itu bukan saja tak elok dipandang mata, tapi juga cukup membahayakan karena tidak memenuhi standar kelayakan dan keamanan. 

“Kondisi itu sudah terjadi sejak pertama jaringan listrik PLN masuk di pekon ini,” ungkap Yono, salah satu warga setempat. 

Sementara terkait pembayaran bulanan pihaknya menyebutkan tak ubahnya dengan pelanggan di tempat lain. Bahkan tidak sedikit KWh yang sudah sistem pulsa. Artinya jika tidak bayar atau tidak isi token maka akan diputus atau mati secara otomatis. 

“Mestinya PLN beri keringanan kepada kami di Pekon Manggarai ini, toh listrik kami sampai saat ini tiangnya belum dipasang, sementara saat bayar dulu sudah poll sama dengan wilayah lainnya,” keluh pihaknya.

Terpisah Peratin Manggarai, Sumarno membenarkan terkait apa yang disampaikan warganya. Bahkan pihaknya menyebutkan saat ini sudah sangat wajar jika jaringan listrik setempat dilengkapi dengan dipasang tiang. 

Karena pertumbuhan penduduk setiap tahunnya bertambah, yang secara otomatis setiap pembangunan rumah disambung jaringan listrik. 

“Sebetulnya jika pihak PLN ada niat, jaringan listrik di pekon ini yang belum dipasang tiang sekitar dua kilometer, menuju Pemangku Pamahbidang dan Pemangku Banyuwangi,” ucapnya.

Diakuinya dengan kondisi kabel listrik yang seperti ini, dampak yang setiap hari dirasakan jaringan lemah. Dan hal tersebut tentu mengganggu kebutuhan warga di bidang listrik tersebut. 

Karena itu Sumarno berharap kepada PT PLN Persero dapat mengupayakan atau menuntaskan kewajiban untuk perlengkapan jaringan. (r1n/hrs/mlo)




Pos terkait