Sudah 57 Grup Orkes Gambus Mendaftar 

  • Whatsapp
Kabid Pemasaran Pariwisata Endang Guntoro, SH, M.M.

Medialampung.co.id – Antusiasme grup orkes gambus dalam mengukuti pergelaran orkes gambus tradisional secara secara virtual yang digagas oleh Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Lampung Barat cukup tinggi. Hingga hari ini, sudah ada 57 grup orkes gambus yang mendaftarkan diri ke panitia.

Kabid Pemasaran Pariwisata Endang Guntoro, SH, M.M., mendampingi Kepala Disporapar Lambar Tri Umaryani, SP, M.Si., mengatakan, pergelaran tersebut dalam rangka tetap mengisi kerinduan akan atraksi seni tradisi dan kebersamaan dalam bingkai silaturahmi serta untuk mendukung Program Bupati dan Wakil Bupati untuk menjadikan Kota Liwa sebagai kota budaya.

Bacaan Lainnya



”Sampai saat ini sudah ada 57 grup orkes yang mendaftar, Alhamdulillah  pergelaran ini disambut antusias oleh masyarakat, khususnya grup-grup orkes gambus tradisional yang selama ini  rindu adanya acara-acara yang  bisa menjadi wadah mereka dalam unjuk kemampuan,” ungkapnya.

Dijelaskan Endang, video yang diterima dari grup mulai unggah atau di-upload  oleh panitia di Youtube mulai tanggal 11 Oktober, kemudian batas akhir pengumpulan video dan terakhir unggah tanggal 15 Oktober,  urutan unggah/upload video oleh panitia ditetapkan berdasarkan urutan ngumpul video,  selanjutnya pengumpulan video mulai tanggal 29 september sampai dengan tanggal 15 oktober.

”Semakin cepat mengirimkan video, maka akan akan lebih dulu di upload. Selanjutnya ada beberapa hal penting yang perlu diketahui peserta, yakni diperkenankan saling pinjam pemain/personel grup, bahkan jika ada yang ingin mengambil personel dari luar kabupaten juga diperkenankan, selanjutnya gamelan bambu diperkenankan menjadi bagian jak alat music,” ujarnya.

Selanjutnya, alat musik orkes meliputi Gambus, Biola, Gendang, Gitar Bass, Gitar ritem, Tamborin, juga diperkenankan ditambah keyboard/orgen namun sebatas kuncangan (pengiring seperti ritem). Perlu diketahui juga, saat pengambilan video diperbolehkan pindah-pindah  tempat, namun tidak memutus lagu yang dinyanyikan.

Lebih lanjut dikatakan Endang, kegiatan ini terorganisir dan berjalan baik, maka pagelaran virtual ini akan dihimpun di Disporapar dan akan tergabung dalam satu wadah channel youtube Pariwisata Lampung Barat, bukan tanpa alasan, namun lebih pada tujuan silaturahmi yang terhimpun dalam satu wadah dan akan menjadi sajian tontonan secara virtual bagi para wisatawan/pengunjung yang selalu ingin tahu perkembangan pariwisata lampung barat termasuk didalamnya seni tradisi sebagai salah satu sajian atraksi budaya.

”Sebagai penyemangat dari kegiatan ini, kami bersama sponsor akan menyiapkan tanda apresiasi berupa Trophy, Piagam dan Uang Pembinaan,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa kegiatan tersebut tidak dibiayai oleh APBD Lambar melainkan hanya akan mengandalkan partisipasi sponsor. (nop/mlo)



Pos terkait