Sunrise Point Limau Kunci Destinasi Wisata Baru ‘Negeri di Atas Awan’

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pekon Padangcahya, Kecamatan Balikbukit, Kabupaten Lampung Barat  rupanya juga menyimpan destinasi wisata yang tak kalah menarik dengan sejumlah destinasi lainnya yang bertajuk ‘Negeri di Atas Awan’.

Lokasi wisata baru yang menjadi salah satu Spot Selfie terbaik pada ketinggian 1.100 Meter Diatas Permukaan Laut (MDPL) itu kini akrab di telinga masyarakat dengan namanya ‘Sunrise Point Limau Kunci’. Menariknya, objek wisata itu diinisiasi oleh tokoh pemuda di wilayah setempat.

“Kami membuka lokasi ini tepat pada 17 Agustus 2020 lalu, awalnya kami gunakan untuk bermalam atau Nge–Camp untuk menyambut matahari pagi atau Sunrise. Pembukaan lokasi ini hanya kami lakukan berdua saja, saya dan pemilik lahan,” ujar Imam tokoh pemuda sebagai Inisiator pembuka Objek Wisata tersebut.

Ide awalnya, kata dia, ia berpikir bahwa keberadaan hamparan pemandangan yang sangat indah itu bisa menjadi potensi wisata jika dipromosikan, terutama untuk spot selfie yang tengah marak di kalangan masyarakat.

“Sebelum membuka lokasi ini, kami sudah lebih dulu membuka di lokasi lain, namun saat itu lokasinya sangat kecil hanya muat lima orang saja, dan melihat ketika melihat lokasi yang lebih besar ini akhirnya saya memberanikan diri untuk meminta izin kepada pemilik lahan untuk membuka lokasi ini,” jelasnya.  

Setelah dibuka sekitar hampir dua bulan, kini lokasi tersebut mulai banyak dikunjungi masyarakat, dan sesuai dengan namanya, spot wisata tersebut akan lebih menarik apabila dikunjungi saat pagi hari guna menyongsong terbitnya matahari pagi di tengah hamparan kota liwa yang masih diselimuti kabut.  

“Setiap pengunjung hanya kita kenakan tarif parkir Rp5.000,  dan bagi yang ingin bermalam atau ngecamp kami juga menyediakan sewa tenda namun untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi 081373788917,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa setiap harinya, pengunjung yang datang ke spot swafoto itu bisa sampai puluhan orang dan biasanya lebih ramai lagi pada hari libur dan akhir pekan karena promosi dari mulut ke mulut pengunjung yang datang.

“Objek wisata ini masih kami kelola bersama pemilik lahan, meski begitu untuk semakin mendongkrak popularitasnya tentu kami terus berupaya untuk menambah sejumlah sarana prasarana guna menambah daya tarik para wisatawan,” imbuhnya.

Sementara itu, Toni Hart Praja, salah satu pengunjung yang juga memiliki hobby mengisi konten-konten di platform youtube, mengaku mengetahui spot wisata itu dari banyaknya postingan masyarakat di media sosial, sehingga pihaknya pun tertarik untuk mengunjunginya, terlebih lokasinya dekat dengan pusat Kota Liwa.

“Ternyata pemandangannya memang sangat bagus. Disela-sela menikmati destinasi wisata yang ada, lokasi ini juga tepat untuk hunting video dan foto mengisi konten-konten platform youtube yang menjadi salah satu kegemaran kami dalam rangka mempromosikan destinasi wisata yang ada di Lambar,” pungkasnya.(edi/mlo)



Pos terkait