Disway

Oleh : Dahlan Iskan BESOK lusa kita memasuki Tahun Kerbau. Jenisnya Kerbau Logam. Apakah kita akan jadi orang dungu seperti kerbau? Atau harus kerja keras seperti kerbau? Yang utama, seperti

Disway

Oleh: Dahlan Iskan Hahaha…. D-dimer saya ternyata naik lagi. Itulah hasil tes darah saya kemarin. Naik dari 1.300 menjadi 1.400. Dalam waktu satu minggu. Itu berarti tidak normal: masih terjadi

Disway

Oleh: Dahlan Iskan KALAU saja tidak terkena Covid-19 mungkin saya tidak kenal istilah ini: D-dimer. Tentu saya sudah ratusan kali memeriksakan darah. Tapi baru di saat terkena Covid Januari lalu


Disway

Oleh: Dahlan Iskan Apa kesibukan utama saya selama 14 hari di rumah sakit Covid? Yang paling banyak adalah  nonton wayang kulit. Lewat YouTube. Lalu membaca –termasuk yang berat-berat seperti filsafat cancel culture.

Disway

Oleh : Dahlan Iskan Akhirnya: negatif. Tepat di hari ke 14. Covid saya ini seperti jadwal kereta api saja: tidak bisa dimajukan. Minggu pagi-pagi kemarin saya memang diswab lagi. Yakni

Disway

Oleh: Dahlan Iskan ROBERT Lai sangat mengkhawatirkan saya. Demikian juga Meiling. Khas orang Singapura. Yang tidak pernah mendengar ada teman terkena Covid-19. “Jadi, saya ini satu-satunya teman Anda yang terkena

Disway

Oleh: Dahlan Iskan HARI itu sudah lima hari saya digelontor obat Covid. Lalu diswab: pasif positif. Saya sudah siap mental. Saya kan memang residivis. Tidak mudah menyembuhkannya dari Covid. Seandainya

Disway

Oleh: Dahlan Iskan SAYA sedih sekali –di saat kena Covid-19 ini. Saya harus membuang banyak sekali makanan. Saya sendirian di kamar ini. Makanan dari rumah sakit cukup –dan enak. Air

Disway

Oleh: Dahlan Iskan ENAM hari di rumah sakit saya tidak menghidupkan TV sama sekali. Memang sudah hampir 5 tahun saya praktis tidak nonton TV lagi. Di sela-sela pemeriksaan oleh dokter,

Disway

Oleh: Dahlan Iskan KEMARIN adalah hari kelima saya di rumah sakit. Saya bingung: tidak ada pekerjaan. Nganggur. Lalu saya mikir: lebih baik tetap sibuk. Secara fisik. Kan makan saya banyak

Disway

Oleh: Dahlan Iskan DISWAY hari ini saya tulis di rumah sakit: saya terkena Covid-19. Awalnya saya tidak mau masuk RS. Terlalu banyak yang bercerita di RS justru berbahaya. Toh tidak ada keluhan yang

Disway

Oleh: Dahlan Iskan SAYA dianggap tidak adil: mengapa tidak pernah menulis penemuan obat Covid-19 yang satu ini. Yang menghubungi saya itu orang Jakarta. Pengusaha sukses. Punya pabrik kayu besar. Pernah

Disway

Oleh : Dahlan Iskan TIBA-tiba Peruri diserang BTP. Videonya beredar luas. Itu karena Peruri minta uang ke Pertamina sampai Rp500 miliar. Kesannya, Pertamina dalam keadaan sulit karena semua pihak mengganggu

Disway

Oleh : Dahlan Iskan ”Kantormu masih ada? Tidak hilang?” Itulah pertanyaan saya kepada teman baik saya di Beijing. Ia pemilik beberapa perusahaan. Kantornya di banyak kota: Beijing, Shanghai, Hangzhou, dan

Disway

Oleh : Dahlan Iskan Banyak presiden di dunia ini tapi hanya satu yang seperti Donald Trump: Jair Bolsonaro. Bahkan Presiden Brasil itu lebih nge-Trump dari Trump sendiri. Bolsonaro terus keliling

Tidak Ada Pos Lagi.

Tidak ada laman yang di load.