Disway

Oleh Dahlan Iskan Saya bertemu begitu banyak orang di bagian cell cure rumah sakit kepresidenan RSPAD Gatot Subroto Jakarta, kemarin. Sebagian besar adalah relawan entah apa namanya itu –yang dulu sering disebut

Disway

Oleh: Dahlan Iskan YANG saya ”sentil” di Disway kemarin akhirnya turun gunung: Prof Dr Puruhito, ahli bedah jantung terkemuka itu. Saya sendiri percaya: sebuah turbulensi akan menghasilkan lompatan kemajuan. Itu kalau turbulensi

Disway

Oleh: Dahlan Iskan INI bukan tentang VakNus. Ini tentang ahli yang namanya sulit dieja: Dr Tifauzia Tyassuma, M.Sc. Kita panggil saja Tifa. Yang keahliannya di bidang epidemiologi –penyebaran virus/penyakit– tapi


Disway

Oleh: Dahlan Iskan SERANGAN terus digencarkan oleh BPOM. Alamatnya: Vaksin Nusantara. Anda sudah baca sendiri serunya. Mulai dari parahnya ketaatan pada aturan penelitian, uji coba, sampai yang paling mengerikan: dampak

Disway

Oleh: Dahlan Iskan MANTAN menteri kesehatan ini menelepon mantan menteri kesehatan. Selasa kemarin. “Kok ini saya baca Pak Sudi Silalahi sudah vaksinasi Vaksin Nusantara. Saya juga dong,” ujar Siti Fadilah

Disway

Oleh: Dahlan Iskan VAKSIN Nusantara sudah dimatikan. Hidup Vaksin Nusantara! Kemarin pagi orang antre di Rumah Sakit TNI Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta: menjalani vaksinasi mandiri lewat Vaksin Nusantara.

Disway

Oleh: Dahlan Iskan Ilmuwan Universitas Indonesia (UI) ini tidak keberatan dengan Vaksin Nusantara asal itu tidak disebut vaksin. “Vaksin itu punya devinisinya sendiri,” ujar Prof Dr Tri Yunis Miko Waluyo,

Tidak Ada Pos Lagi.

Tidak ada laman yang di load.