Tahun Ini, Jalur Sukabumi-Suoh Diguyur Rp7,7 Miliar

  • Whatsapp
Kabid Bina Marga DPUPR Lambar Robert Putra, S.T, M.T.

Medialampung.co.id – Penanganan ruas jalan Sukabumi-Suoh kabupaten Lampung Barat tahun anggaran 2021 ini kembali dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Lampung. Untuk penanganan tersebut tersebut Pemprov menyiapkan anggaran sebesar Rp7,7 Miliar lebih.

Kabid Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Lampung Barat Robert Putra, ST, MT., mengungkapkan, berdasarkan hasil koordinasi pihaknya dengan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung, penanganan yang akan dilakukan adalah penanganan lanjutan.

Bacaan Lainnya


”Tetapi kami belum tahu segment mana saja yang akan dilakukan penanganan lanjutan tahun ini, namun untuk tahun anggaran 2020 lalu itu ada dua segmen yang ditangani, dan dalam waktu dekat kami akan berkoordinasi kembali untuk menanyakan segment mana saja yang ditangani tahun ini,” ungkap Robert, mendampingi Kepala DPUPR Lambar Ir. Sudarto, M.M.

Hanya saja, kata dia, pihaknya berharap sesuai dengan keinginan masyarakat, bahwa penanganan yang dilakukan oleh Pemprov itu memprioritaskan pada titik-titik terparah atau yang masih sulit dilintasi oleh kendaraan, khususnya di titik di Kubu Balak yang dimana saat setelah hujan kendaraan kerap kesulitan melintas.

”Kalau hasil koordinasi di awal tahun lalu, memang akan ditangani  di titik-titik terparah, tetapi kan untuk keputusannya seperti apa kami belum tahu, namun yang jelas sesuai keinginan  masyarakat sudah kami sampaikan ke provinsi agar penanganan diprioritaskan pada titik terparah,” kata dia.

Dengan dilakukannya penanganan lanjutan tahun 2021 ini, lanjut Robert, maka tentunya kondisi ruas jalan Sukabumi-Suoh akan semakin nyaman dilintasi. Terlebih anggaran yang disiapkan cukup besar dan diperkirakan sepanjang dua kilometer akan dilakukan pengaspalan atau hotmix dua lapis. 

”Total panjang ruas jalan Sukabumi–Suoh itu 33 kilometer, untuk yang belum ditangani sekitar lima kilometer lagi, sehingga dengan penanganan yang diperkirakan dua kilometer tahun ini, maka tentunya tinggal sekitar tiga kilometer lagi, dan itu akan ditangani kembali pada tahun selanjutnya,” pungkas Robert. (nop/mlo)




Pos terkait