Tahun Ini, Penerima Beasiswa Kedokteran Nihil

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Meskipun tahun anggaran 2020 ini Pemkab Lampung Barat, kembali menggulirkan program beasiswa bagi anak-anak Lampung Barat yang lolos menjadi mahasiswa kedokteran di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dengan kuota yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya yakni sebanyak lima orang, namun hingga kemarin belum ada satupun yang melapor kepada Pemkab melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat. 

Sekretaris Dinkes Lambar Cahyani Susilawati, SKM, M.Kes., mendampingi Kepala Dinkes Paijo, SKM, M.Kes., mengungkapkan, pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) beberapa waktu lalu tidak ada satupun anak-anak Lambar yang berhasil diterima di fakultas kedokteran, sama halnya dengan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tidak ada satupun yang melapor jika berhasil lolos.

Bacaan Lainnya



”Sampai sekarang nihil, belum ada satupun yang melapor ke kami jika lolos masuk fakultas kedokteran. Kalau melihat potensinya, sepertinya untuk tahun ini sangat tipis, karena SNMPTN dan SBMPTN sudah digelar dan tidak ada satupun yang melapor,” ungkap Susi—sapaan Cahyani Susilawati.

Menurut dia, program yang digulirkan sejak tahun 2018 tersebut hingga saat ini  tercatat sebanyak enam orang mahasiswa yang mendapatkan beasiswa. Keenam mahasiswa yang kini sudah menempuh pendidikan pada semester dua dan empat tersebut  yakni M. Andriansah (Universitas Lampung), Indah Juliantika (UIN Jakarta), Alvina Damayanti (Universitas Sriwijaya), Dwi Karni (UIN Jakarta), Delva Sevtia (Universitas Bengkulu) dan Angga Febriyanto (Universitas Sriwijaya).

Tentu keberhasilan mereka lolos menjadi mahasiswa kedokteran dan mendapatkan beasiswa dari Pemkab Lambar tersebut harapannya menjadi motivasi kepada anak-anak yang baru lulus dari SMA sederajat di Lambar untuk bisa mengikuti jejak mereka dan peluang masih ada.

”Sebenarnya meski hanya disiapkan kuota lima orang, ketika nantinya yang lolos lebih dari kuota yang disiapkan maka tetap akan diakomodir oleh pemerintah daerah dan akan mendapatkan beasiswa yang sama,” bebernya.

Terusnya, beasiswa yang diberikan yakni berupa uang Rp40 juta per semester untuk masing-masing. Bagi penerima manfaat langsung program tersebut, diharapkan belajar dengan baik dan serius, sehingga akan selesai tepat waktu dan mendapat ilmu yang dapat didedikasikan. (nop/mlo)



Pos terkait