Tahun Ini, Santunan Kematian Disalurkan Melalui Rekening

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Penyaluran dana bantuan santunan kematian di Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) tahun anggaran 2021, memiliki beberapa perubahan mekanisme. Salah satunya akan diberikan melalui proses transfer bank. Sehingga, ada persyaratan yang ditambah yakni harus melampirkan rekening ahli waris.

Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, dr. Edwin Maas, mendampingi Kadinsos Pesbar, Agus Triyadi, S.Ip, M.M., mengatakan di tahun anggaran 2021, Pemkab Pesbar melalui Dinsos setempat kembali menganggarkan dana santunan kematian itu sebesar Rp1 Miliar dengan perkiraan klaim santunan kematian untuk 1.000 orang.

Bacaan Lainnya

“Tapi, dalam penyaluran dana santunan kematian tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, yakni melalui transfer ke rekening masing-masing ahli waris,” katanya, Rabu (10/2).

Dikatakannya, kini juga untuk Peraturan Bupati (Perbup) mengenai mekanisme penyaluran santunan kematian itu belum selesai dan masih dipelajari di bagian hukum Setdakab Pesbar. Sebab Perbup yang akan diterbitkan itu sebagai dasar hukum atau payung hukum dalam proses penyaluran dana santunan kematian di Kabupaten Pesbar tahun 2021.

“Mengenai rencana penyaluran dana santunan kematian melalui rekening langsung ke ahli waris itu bertujuan untuk mempercepat proses penyaluran,” jelasnya.

Ditambahkannya, bisa langsung sampai ke ahli waris dan tidak menunggu lama, mengingat proses penyaluran selama ini dilakukan secara tunai melalui dinsos setempat. Dirinya berharap dalam penyaluran dana santunan kematian tahun 2021 tidak ada kendala. Pihaknya juga menyayangkan hingga kini masih banyak masyarakat dalam hal ini ahli waris yang terlambat untuk mengusulkan klaim dana santunan kematian itu ke Dinsos setempat.

“Sebelumnya, kita juga sudah mengirimkan surat ke seluruh Peratin maupun Lurah se-Pesbar ini dapat membantu untuk mengingatkan warganya jika ada yang meninggal agar ahli warisnya segera menyampaikan usulan klaim dana santunan kematian itu ke Dinsos Pesbar,” ujarnya.

Dikatakannya, jangan sampai ditunda-tunda, karena dana santunan kematian itu merupakan bentuk kepedulian Pemkab Pesbar terhadap warganya. Terlebih dana santunan kematian itu dianggarkan setiap tahun oleh Pemkab setempat .

“Sementara itu, sejak Desember 2020 lalu sampai saat ini sudah sekitar 200 orang ahli waris yang klaim dana santunan kematian, dan warga yang meninggal pada Minggu ke-III bulan Desember tahun 2020 lalu itu baru melakukan klaim di tahun 2021,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)




Pos terkait