Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Rumah Sabtu Roboh

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Bangunan rumah yang berlokasi di Jl. Pancasila Sakti Gg. Bukit, Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Kemiling, Bandarlampung roboh pada Senin pagi sekitar jam 10.00 WIB pagi. 

Saat wartawan media ini melihat ke lokasi, kondisi bangunan yang roboh tersebut sudah rata dengan tanah dan hanya menyisakan puing-puing, Selasa (10/11).

Bacaan Lainnya

Rumah tersebut didiami oleh Sabtu Rakim (47) bersama sang istri Ismawati (36) bersama kedua buah hatinya Hendra Setiawan (12) yang bersekolah di SDN 1 Sumber Rejo Kemiling dan si kecil Rizki Hendriansyah (4,5).

Sabtu menceritakan peristiwa naas tersebut terjadi pada Senin (9/11) kemarin sekitar pukul 10.30 WIB ketika dirinya sedang berada di luar rumah.

Ia dikabari pertama kali oleh tetangga dekat rumahnya jika rumah yang selama ini ditempatinya roboh.

“Jadi ada tetangga yang nelpon kok tiba-tiba rumahnya roboh. Tapi tubuh dari depan ke belakang kayak jalan gitu dan ambruk,” urai Sabtu.

“Saya kaget aja saat kejadian rumah saya roboh yang ada dipikiran hanya anak istri panik setelah di kasih tahu. Bersyukur kebetulan anak dan istri tidak berada di dalam rumah tapi sedang di rumah mertua. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa karena posisi rumah pas kosong,” katanya.

Sabtu menceritakan, rumah yang dibangun sejak 2008 tersebut bisa roboh diduga penyebabnya lantaran tiang rumah tidak mampu menyangga atap rumah yang terlalu berat. 

“Penyebab rumahnya roboh, kemungkinan atap terlalu berat makanya bisa rubuh begini,” jelasnya.

Dia menambahkan, saat kejadian tersebut kondisi cuaca biasa saja.

“Anginnya tidak kencang dan langit juga hanya mendung saja, tau-tau rumah saya roboh,” akunya.

Atas kejadian tersebut, Sabtu memperkirakan kerugian yang dialaminya ditaksir kurang lebih mencapai Rp15 juta.

Untuk sementara ini Sabtu dan keluarganya harus menumpang di rumah mertuanya hingga ada perbaikan. 

Walikota Bandarlampung Herman HN saat meninjau lokasi rumah Sabtu yang telah rata dengan tanah sekaligus menyerahkan bantuan berupa uang tunai

Sementara, setelah mendengar kabar ada warganya yang tertimpa musibah, Walikota Bandarlampung Herman HN langsung mendatangi lokasi rumah Sabtu yang roboh tersebut. 

Kedatangan orang nomor satu di Kota Tapis Berseri tersebut untuk meninjau dan melihat keadaan rumah Sabtu dan memberikan bantuan berupa uang tunai senilai Rp5 juta rupiah.

“Itu pribadi dari saya, setelah itu pemerintah juga akan membantunya,” tegas Herman HN saat tiba di lokasi.

Dia juga menyampaikan turut prihatin kepada pemilik rumah atas musibah tersebut dan berharap keluarga Sabtu bisa bersabar menghadapinya.(*/mlo)


Pos terkait