Tak Ada Plang Proyek, Kualitas Pembangunan Embung dan Irigasi Dipertanyakan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Masyarakat mengeluhkan kinerja rekanan pemerintah dalam proyek pengerjaan pengairan berupa pembangunan embung dan irigasi di Kampung Bumi Agung dan Kampung Tulang Bawang Kecamatan Bahuga Kabupaten Waykanan, karena dikerjakan tidak sesuai dengan RAB serta tidak memiliki papan informasi proyek sehingga masyarakat tidak bisa melakukan pengawasan dengan baik

Mirisnya para pekerja juga sudah satu kata dengan bos mereka, karena saat ditanyakan tidak ada seorangpun yang mengaku tahu siapa pemilik pekerjaan tersebut.

Bacaan Lainnya


“Maaf, kami hanya bekerja saja tidak tahu Siapa pemilik pekerjaan ini (kontraktornya *red), untuk pekerjaan yang kami kerjakan ini irigasi, dengan spesifikasi panjang 400 meter, lebar bawah 80 cm lebar atas 120 cm, kedalaman bersih 80 cm, kalau plang bukan urusan kami,” terang salah satu pekerja.

Berdasarkan keterangan pekerja tersebut, kecurigaan adanya penyimpangan semakin kuat, karena seakan akan pekerjaan itu rahasia dan tidak boleh diketahui orang banyak.

Sementara dari data yang diperoleh Media ini dari narasumber yang enggan disebutkan namanya, bahwa proyek Provinsi yang dimenangkan oleh 3 perusahaan yang berbeda lewat lelang elektronik antara lain, CV. Manunggal Karya (Rehabilitasi irigasi desa Kampung Bumi Agung Kecamatan Bahuga Kabupaten Waykanan), CV. Laut Merah (Rehabilitasi irigasi Desa Kelompok Tani Harapan Jaya Kecamatan Bahuga Kabupaten Waykanan) dan CV. Dadi Artha Guna (Pembangunan Embung/Bangunan Penampung air kelompok tani Harapan Jaya Kampung Tulang Bawang Kecamatan Bahuga Waykanan).

“Pagu nilai ketiga proyek tersebut sekitar kurang lebih Rp2 miliar, masyarakat pasti lebih tahu apakah pengerjaannya sesuai atau tidak, karena masyarakat yang melihat langsung pelaksanaan proyeknya,” tuturnya.(wk1/mlo)




Pos terkait