Tak Ditahan Polairud, Berkas Perkara Tersangka Penganiayaan Dilimpahkan ke Kejati

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Sempat tidak ditahan oleh Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Lampung, para tersangka penganiayaan terhadap Angga Saputra (22) warga Panjang, Bandarlampung, telah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung. Hal itu dikatakan oleh kuasa hukum korban yakni Alian Setiadi, Senin (20/4).

“Ya informasinya baru tahan satu, keterangannya P19 (pengembalian berkas perkara untuk dilengkapi, red),” ujarnya.

Bacaan Lainnya



Tidak hanya itu, pihak juga telah menerima bahwa berkas kliennya tersebut sudah diberikan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) oleh Kejati Lampung.

“Kami dapat pemberitahuan bahwa berkasnya sudah dikasih SP2HP dan sudah ditetapkan 8 orang tersangka pada perkara ini, lengkap dengan nama-namanya,” katanya.

Tetapi, dirinya tetap kecewa dengan pihak penyidik Ditpolair Polda Lampung hingga sampai saat ini tidak melakukan penahanan terhadap para tersangka. Menurutnya kasus ini menjadi janggal lantaran sejak para pelaku ditetapkan sebagai tersangka hingga saat ini masih belum dilakukan penahanan. 

“Dan ini tentunya kami sangat keberatan dan penanganan kasusnya tebang pilih. Ya kalau enggak ditahan harusnya nggak ditahan semua. Ini nelayan biasa kita bisa bilang orang miskin ditahan, tapi ini dilakukan berbeda terhadap tersangka Momon dan kawan-kawannya,” tegasnya.

Menurutnya, faktor apa yang  saat ini penyidik tidak berani untuk menahan para tersangka. “Dan ini juga yang harus berani diungkap oleh penyidik Dirpolairud Polda Lampung. Kami menilai ada faktor berbeda atau tebang pilih dalam penanganan kasus ini,” katanya. 

Dirinya pun berharap agar kasus ini ditangani secara semestinya oleh penyidik Ditpolair Polda Lampung. “Harapan kita karena korban ini sudah bersembunyi karena ketakutan dan intimidasi juga terus berlanjut, harapan kita penyidik Polairud harus berani menahannya,” terangnya. 



Pos terkait