Tak Kunjung Diperbaiki, Aula Kecamatan Gunung Labuhan Akhirnya Ambruk

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Bertahun-tahun tidak tersentuh pembangunan, Aula Kecamatan Gunung Labuhan Kabupaten Waykanan akhirnya ambruk, akibatnya semua kegiatan rapat di tingkat Kecamatan dipindahkan ke Mushola yang seharusnya menjadi tempat beribadah.

“Benar mas, sekarang ini kuda-kudanya sudah ambrol, sehingga di tengah ruangan aula itu bolong dan sejak 2 tahun yang lalu kami memang sudah tidak menggunakan aula itu lagi bila ada rapat rapat, melainkan terpaksa menggunakan Musholla,” ujar Sukardiman, Sekretaris Kecamatan Gunung Labuhan.

Bacaan Lainnya

Masih menurut Sukardiman, sebenarnya pihaknya sudah berkali-kali menyampaikan hal itu pada pelaksanaan musyawarah pembangunan tingkat Kabupaten Waykanan, akan tetapi entah apa masalahnya belum juga diperbaiki, 

“Kami sudah sampaikan ke Dinas Pekerjaan Umum, tetapi mungkin akibat minimnya Dana makanya aula kami ini akhirnya ambruk belum juga diperbaiki, dan bahkan minggu lalu saat pak Wabup melakukan Monev Pembangunan di Gunung Labuhan, beliau sudah melihat langsung kondisi aula dan konsultan pun sudah melakukan pengukuran, akan tetapi kami sendiri hanya bisa berharap karena yang menentukan adalah Pimpinan,” imbuhnya.

Terpisah Hi. Rozali Usman, SH, Ketua DPD PAN Waykanan yang juga Ketua Komisi I DPRD Waykanan salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Gunung Labuhan menyatakan ia dan beberapa Anggota DPRD Waykanan yang berasal dari Gunung Labuhan pun telah ikut membantu menyampaikan keinginan masyarakat setempat kepada Bupati untuk dapat memperbaiki Aula Kecamatan yang rusak parah tersebut, akan tetapi semua tergantung dengan kondisi anggaran keuangan daerah. 

“Kalau tahun 2021 ini, mungkin agak sulit tetapi kami yang merupakan wakil masyarakat Gunung Labuhan terus berupaya meminta kepada pihak yang berkompeten untuk segera melakukan perbaikan karena fungsinya sangat vital, namun kalau tidak insya Allah tahun 2022 yang akan datang Aula tersebut bisa diperbaiki, itu juga masih bergantung dengan kondisi keuangan daerah kita, karena entah kapan pandemi corona ini akan berakhir,” ujar Rozali Usman.

Sayangnya hingga berita ini dirilis, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Waykanan Romi Ferizal, ST, MT, tidak dapat dikonfirmasi, demikian pula dengan Sekretarisnya Hi. Juanda Alsya, ST, MT, walau pesan singkat yang dikirimkan sempat dibaca akan tetapi tidak dibalas.(sah/mlo)


Pos terkait