Tak Mau Bayar Pajak Reklame, Empat Counter HP Disegel

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Bandarlampung sudah menyegel empat gerai counter HP di Jl. Kimaja Wayhalim, akibat tidak mengindahkan surat peringatan agar membayar pajak reklame.

Hal itu diungkapkan Kepala Sub Bidang (Kasubid) Pengawasan BPPRD Kota Bandarlampung, Ferry Budiman, kepada medialampung.co.id melalui sambungan telepon, Senin (2/7).

Bacaan Lainnya

“Kita berikan teguran secara lisan maupun tulisan, agar si pemilik usaha bisa kooperatif, Namun jika surat teguran tetap juga tidak diindahkan, ya kita pasang stiker penyegelan,” ucapnya.

Artinya, lanjut Ferry, apabila teguran kurang efektif, pihaknya bakal langsung melakukan tindakan tegas.

“Kita sebelumnya sudah mendapatkan laporan dari masing-masing UPT yang berada di wilayahnya,” sambungnya.

Menurut dia, pihaknya nanti akan mencoba turunkan berupa perwali atau perda pajak daerah yang mengurusi tentang Pajak reklame.

Apabila tetap tidak mengindahkan surat teguran, akan dilakukan penyegelan.

“Kita menurunkan petugas untuk cek ke lapangan. Petugas tekniknya ada sekitar 10 orang, dan pengawasannya tujuh orang, dilakukan setiap hari,” ujarnya .

“Setiap pelaku usaha yang menggunakan papan reklame kita pantau, apakah dia teratur membayar atau tidak,” lanjutnya.

Menurutnya, masalah yang muncul selama ini banyak pemilik usaha yang tidak mentaati aturan untuk pajak reklame.

“Sebelumnya sudah ada beberapa papan reklame di Kota Bandarlampung yang yang kita segel dan akan ada lagi papan-papan reklame nantinya kita pasang stiker yang berwarna merah,” tandanya.(jim/mlo)


Pos terkait