Tak Perlu Cemas Jika Kepesertaan PBI KIS Dinonaktifkan

Medialampung.co.id – Warga yang namanya dinonaktifkan dari daftar Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS), diminta menghubungi pihak terkait di Kabupaten Pringsewu. 

Menyusul terbitnya Surat Keputusan Menteri Sosial No.92/HUK/2021 tentang Penetapan Penerima Bantuan luran Jaminan Kesehatan Tahun 2021, setidaknya ada 11 ribu penerima manfaat yang dinonaktifkan di Kabupaten Pringsewu.

Bacaan Lainnya


“Kita sedang pilah dari 11 ribuan yang nonaktif tersebut yang masuk PBI atau Terdata dalam Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS),” ungkap Kadiskes Pringsewu dr. Ulinoha.

Untuk penerima manfaat yang ternyata non aktif, lanjutnya, tak perlu khawatir. Karena sejatinya apa yang dilakukan pemerintah tersebut untuk pemutakhiran data.

Kepada poliklinik atau lembaga kesehatan yang bekerjasama dalam program ini, apabila menemukan warga yang ternyata namanya dinonaktifkan dapat menyarankan untuk segera mengurusnya.

“Tak perlu khawatir bila ternyata non aktif. Segera diurus ke Dinas Sosial, dari sini akan diketahui langkah selanjutnya,” tambah dr. Ulin.

Terkait hal ini, lanjutnya, Dinas kesehatan juga telah melakukan pembahasan bersama pihak terkait, Senin (11/10).

“Kita membahas bersama dinsos serta BPJS,” terangnya.

Sementara itu Kadis Sosial Kabupaten Pringsewu Drs. Titik Puji saat dihubungi Senin sore mengaku sedang rapat terkait adanya penerima manfaat yang dinonaktifkan.

“Sedang dibahas mas, jumlahnya ada 11 ribuan,” singkatnya.(sag/mlo)


Pos terkait