Tambah 1 Warga Lampura Positif Covid-19

  • Whatsapp
Foto ozy/mlo

Medialampung.co.id – Satu warga asal Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara (Lampura), terkonfirmasi positif covid-19, Selasa (19/5).

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampura, Sanny Lumi, sekaligus Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi, mengatakan warga Lampura terpapar virus corona bertambah satu. 

Bacaan Lainnya



Setelah sebelumnya empat orang dinyatakan positif berdasarkan hasil pemeriksaan swab di Balitbangkes DKI Jakarta, diterima pihaknya pada hari ini.

“Warga tersebut kita sebut sebagai K#5 LU atau warga Lampura positif terkonfirmasi covid-19 yang kelima. Saat ini tim telah melakukan langkah antisipasi dengan menempatkannya di tempat isolasi khusus disediakan pemerintah di Islamic Center Kotabumi, “kata Sanny.

Setelah sebelumnya, menurutnya telah dilakukan serangkaian tes guna mengetahui secara pasti virus berada di tubuh warga yang sebelumnya berstatus orang tanpa gejala itu. Sebab, kata Sanny, bersangkutan miliki riwayat berpergian kedaerah pandemi, yakni Kecamatan Rimbo Kudi, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu bersama 14 warga Lampura lainnya mengikuti kegiatan keagamaan disana.

“Kita telah melakukan dua kali rapid yang dimulai pada bulan lalu. Dengan hasil non-reaktif dan reaktif melalui rapid tes. Kemudian, diambil sampel hidung dan kerongkongan untuk diuji swab, dan didapatilah hasil positif sebanyak dua kali, “terangnya.

Mereka, lanjutnya, tiba di Lampura pada, Minggu, 29 April 2020 menggunakan jalur darat bersama dengan 13 rekannya disana. Yaitu, armada travel, jurusan Bengkulu-Bukit Kemuning. Lalu, dilanjutkan kekediamannya yang berada di Kecamatan Bunga Mayang.

“Tim gugus tugas telah melakukan penjemputan untuk dilakukan isolasi ditempat disediakan pemerintah. Guna meminimalisir angka penyebaran wabah penyakit yang berasal dari Wuhan, RRT itu, “pungkasnya.

Dalam laman resmi Pemkab Lampura (covid.lampungutarakab.go.id) per Senin, 18 Mei 2020 sebanyak 3 orang dalam pemantauan (ODP) dari sebelumnya 7 ODP dan 122 orang selesai pemantauan 14 hari dari sebelumnya 96 (data 21 April 2020). Lalu, 83 orang tanpa gejala (OTG) dari  sebelumnya hanya 17 OTG. Serta 5 pasien dalam pemantauan, 4 diantaranya meninggal dunia dan 5 orang terkonfirmasi positif covid-19. (ozy/mlo)



Pos terkait