Tambak Udang di Pesisir Selatan Kembali Disegel

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) melalui Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP-Damkar), kembali menyegel tambak udang di wilayah Kecamatan Pesisir Selatan yang masuk dalam zona larangan sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) No.8/2017 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Pesisir Barat tahun 2017-2037, Kamis (25/11).

Hadir Plt.Kasatpol PP-Damkar, Cahyadi Moeis, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pesbar Drs.Jon Edwar, M.Pd., Kepala Dinas Perikanan Pesbar, Armen Qodar, S.P, M.M, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Plt. Camat Pesisir Selatan, Suryadi, S.Ip, M.M., Kasat Intelkam beserta personel Polres Lambar, dan Polsek Pesisir Selatan, serta anggota Satpol PP-Damkar, maupun pihak terkait lainnya.

Bacaan Lainnya

Plt.Kasatpol PP-Damkar, Cahyadi Moeis, mengatakan, di wilayah Kecamatan Pesisir Selatan terdapat tiga tambak udang yakni Andi Handoyo Farm, Johan Farm, dan L.Hendra Raharja Farm, sebelumnya ketiga tambak udang itu telah disegel oleh Pemkab Pesbar bersamaan dengan tambak udang di Kecamatan Lemong pada 2020 lalu. Tapi, pasca dilakukan penyegelan pertama lalu hingga kini berdasarkan informasi bahwa tambak udang itu diduga masih ada yang beroperasi.

“Penyegelan ini merupakan yang kedua, bahkan sebelumnya kita juga telah melakukan penyegelan ulang tambak udang yang ada di Kecamatan Lemong, dan kini kembali menyegel tambak udang yang ada di wilayah Pesisir Selatan ini,” katanya.

Lanjunya, untuk penyegelan pertama dilakukan di lokasi tambak udang yang ada di Pekon Biha, selanjutnya akan dilakukan di Pekon Marang dan Way Jambu.

“Kita harap dalam pelaksanaan penyegelan tambak udang ini berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala,” jelasnya.

Sementara itu, pengelola tambak udang yang ada di Pekon Biha, Hendri, mengatakan bahwa, lokasi tambak udang ini memang sejak Maret 2021 lalu sudah tidak beroperasi. 

“Kita tentu menerima dengan adanya penutupan ini, karena memang tambak ini juga akan ditutup dan tidak beroperasi lagi,” singkatnya.(yan/mlo)

Pos terkait