Tanaman Tembakau Terdampak Musim Kemarau Panjang

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id Musim kemarau yang masih berlangsung di Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), tidak hanya mengakibatkan kekeringan pada areal persawahan tapi juga berdampak pada gagal panen pengembangan tanaman tembakau di kabupaten setempat.

Kabid Perkebunan Iswandi, S. Ip., mendampingi Kadistan Pesbar Ir. Muhammad Aziz., mengatakan dari empat hektar lahan yang telah ditanami tembakau, hanya dua hektar yang berhasil dipanen, sisanya mengalami puso atau gagal panen.

Bacaan Lainnya



“Dampak musim kemarau bagi tanaman tembakau hanya pada ukuran daun yang lebih kecil dari biasanya, karena kekurangan pasokan air, akibat tidak turunnya hujan dalam beberapa bulan terakhir,” kata dia.

Dijelaskannya, tanaman tembakau bagus ditanam saat musim kemarau, tapi kalau kemarau berkepanjangan seperti ini juga tidak baik, apalagi sampai mengakibatkan lahan kering dan menipisnya sumber air untuk melakukan penyiraman.

“Tanaman tembakau merupakan jenis tanaman yang bagus ditanam saat musim kemarau, karena tidak terlalu banyak menyerap air, tapi karena musim kemarau yang sangat panjang, berakibat pada berkurangnya pasokan air sehingga ukuran daun tembakau lebih kecil,” jelasnya.

Menurutnya, meski musim kemarau yang berlangsung tahun ini berdampak pada tanaman tembakau, namun secara keseluruhan tidak berdampak pada hasil produksi tanaman tembakau, bahkan masih bisa ditampung oleh perusahaan yang memang memiliki kerjasama dengan petani tembakau.

“Memang sudah ada perusahaan yang menampung tanaman tembakau petani saat panen, sekarang hasil panen petani masih dalam proses penjemuran sebelum diambil oleh perusahaan,” terangnya.

Sementara itu, pada tahun ini total lahan yang siap ditanam tembakau adalah seluas 14 hektar, dari jumlah tersebut baru empat hektar yang ditanam, sedangkan sisanya seluas 10 hektar masih dalam proses, dalam waktu dekat mulai dilakukan penanaman.

“Masih ada lahan seluas 10 hektar yang belum ditanam tembakau, kita sudah minta petani agar segera melakukan penanaman, sehingga semua lahan yang disiapkan untuk tanaman tembakau bisa dimanfaatkan,” pungkasnya. (yog/d1n/mlo)



Pos terkait