Tanggapi Penahanan Ijazah, Kacapdin : Kalau Susah Bilang Susah

  • Whatsapp
Foto PIP/MLO Wakil Wali Kota Metro Djohan saat kunjungi SMK N 2 Metro.

Medialampung.co.id – Tindaklanjuti laporan warga yang tidak mampu menebus ijazah lantaran tidak ada biaya, Wakil Wali Kota Metro Djohan datangi SMK Negeri 2 Metro, pada Rabu (4/3) siang.

Kedatangan orang nomor dua di Bumi Sai Wawai tersebut di sambut langsung oleh Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Metro Armina serta tampak hadir juga Indarti Kacapdin Wilayah V Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung.

Bacaan Lainnya



Terpantau hadir juga Riswan Saputra berserta ibunya dan dua orang alumni SMK N 2 Metro yang tertahan ijazahannya lantaran tidak mampu menebusnya,”Kita kesini untuk menindak lanjuti yang kemarin,”ungkap Djohan, Rabu (4/3).

Jadi menurut Djohan setelah dilakukan perbincangan, diketahui alasan dari para alumni yang ijazanya tertahan lantaran tidak mampu membayar, namun pihak sekolah mengaku memberikan keringanan mengenai hal tersebut.

“Ya sekolah mengatakan memberi keringanan kepada keluarga yang tidak mampu untuk menebus ijazah bahkan gratis, jika benar tidak mampu dan didukung surat keterangan tidak mampu,”ujarnya.

Namun kebanyakan masyarakat yang memanfaatkan hal tersebut, seperti yang mampu membuat surat keterangan tidak mamlu, serta yang tidak mampu enggan membuat surat tersebut lantaran gengsi.

“Jadi dengan adanya gengsi maka komunikasi antara siswa dan pihak sekolah pun terhambat, makanya jika hal ini dibicarakan dan dikomunikasikan dari awal tentu dari dulu sudah diberikan ijazahnya,”ungkapnya.

Sementara saat diminta tanggapan terkait penahanan ijazah di SMK N 2 Metro, dengan singkat Indarti Kacapdin Wilayah V Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung menuturkan perlu ada komunikasi dengan baik antar pihak

“Ya kalau dari sekolah, Kalau memang kondisi susah ya susah, tinggal dilampirkan surat keterangannya, jangan pula gak susah ngaku susah, kalau dikomunikasikan dengan baik gak terjadi seperti ini nahan (Ijazah, Red),”ucapnya sembari berlalu.

Sebelumnya diberitakan, Terima Informasi adanya warga yang tidak mampu tebus ijazah, Wakil Wali Kota Metro Djohan kunjungi kediaman Riswan Saputra lulusan salah satu Smk Negeri di Kota Metro yang belum terima ijazah.

Diketahui Riswan Saputra warga Jalan Seledri, Kelurahan Tejoagung telah lulus SMK sejak dua tahun silam, namun lantaran belum mampu melunasi pembayaran disekolahannya sebesar Rp 5,2 juta. (pip/mlo)



Pos terkait