Tangkap Satu Pengedar Narkotika, Polisi Sempat Amankan 8 Warga

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Unit Reskrim Polsek Balikbukit, Kabupaten Lampung Barat berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan Extacy dengan mengamankan YB (36) Warga Pekon Kagungan, Kecamatan Lumbokseminung pada Jum’at malam (18/10/2019) sekira pukul 21:00 Wib.

Seperti diketahui, sebelumnya, selain mengamankan salah satu pengedar narkotika tersebut. Polisi juga sempat mengamankan delapan orang warga yang saat kejadian sedang bermain kartu remi.

Bacaan Lainnya



Dijelaskannya, kronologis penangkapan salah satu pengedar narkotika yang telah menjadi target operasi (TO) tersebut bermula saat pihaknya melakukan operasi hunting di wilayah Kecamatan Lumbokseminung dalam rangka menekan aksi curanmor yang mulai marak di wilayah setempat.

“Awalnya kami melakukan operasi hunting, saat sedang berpatroli, anggota kami melihat YB yang memang sudah lama menjadi TO.  Saat itu juga langsung kita lakukan penggeledahan dan dari tangan pelaku kita temukan barang bukti berupa narkotika jenis sabu dalam dua paket klip kecil dan tiga butir Pill Extacy,” terang Samsul.

Sehingga, kata dia, untuk kepentingan penyelidikan, selain mengamankan YB, pihaknya juga mengamankan delapan orang warga yang ada di TKP.

“Karena hasil penggeledahan ada barang bukti narkoba, maka untuk kepentingan penyelidikan  semua warga yang ada di TKP juga sempat kita bawa ke mapolsek,” kata dia.

Namun, lanjutnya, setelah melalui rangkaian pemeriksaan di Mapolsek sejak Jum’at malam, kedelapan warga tersebut di pastikan tidak terlibat dalam kasus apapun baik dalam penyalahgunaan narkotika maupun kasus perjudian. sementara tersangka YB langsung di limpahkan ke Satres -Narkoba Polres Lambar untuk proses pengembangan.

“Kami punya waktu 1×24 jam untuk menentukan status warga yang kami amankan, setelah kita periksa, mereka  tidak terlibat dalam kasus apapun, termasuk perjudian, karena saat itu mereka hanya sebatas main kartu saja,” kata dia.

Untuk itu, malam ini tepatnya sekitar pukul 20:00 Wib, seluruh warga yang diamankan tersebut telah di kembalikan ke pihak keluarga masing-masing.

“Tadi sekitar pukul 20:00 Wib semuanya sudah kita kembalikan ke keluarga masing-masing,” imbuhnya.

Sementara, saat di konfirmasi terkait adanya salah satu oknum Peratin dan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sempat ikut diamankan, pihaknya juga tidak menampik hal tersebut.

“Iya dari sembilan orang itu, memang ada salah satu oknum peratin, tapi kalau ASN sepertinya di data yang ada pada kami tidak ada,” pungkasnya.(edi/mlo)



Pos terkait