Tanjungraya Raih Penghargaan Atas Prestasi Penanganan Covid-19

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pekon Tanjungraya, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat menjadi salah satu dari 15 pekon di 15 kecamatan yang menerima penghargaan atas prestasi dalam upaya pencegahan, pembinaan dan pendukung penanganan Covid -19 di Kabupaten Lampung Barat. 

Seperti diketahui, penghargaan tersebut diserahkan Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus pada kegiatan sidang paripurna istimewa dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Lampung, yang dipusatkan di Ruang Sidang Marghasana DPRD setempat, Senin (23/3).

Bacaan Lainnya


Peratin Budiyono menyampaikan ungkapan syukur karena berkat kerjasama seluruh jajaran aparatur pekon, pemangku dan masyarakat maka pekon tersebut menjadi salah satu pekon penerima penghargaan prestasi tersebut.

“Tentu ini akan menjadi motivasi bagi seluruh lapisan masyarakat dan aparat pekon untuk lebih meningkatkan kinerja dalam upaya penangan Covid 19 yang sampai saat ini belum berakhir,” kata Budiyono. 

Dijelaskannya, sejak pemerintah mengumumkan mewabahnya Covid-19 di Indonesia pada Maret 2020 lalu, hingga kini pihaknya terus berupaya memaksimalkan upaya pencegahan penularan mulai dari menyiapkan anggaran penanggulangan bersumber dana desa, mengedukasi masyarakat serta mendukung penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes) di sejumlah ruang publik terutama sektor pasar. 

“Dari sisi ekonomi, kita maksimalkan peran dari bidang pembangunan karena melalui program itu kita mengedepankan sistem padat karya tunai dengan memberdayakan masyarakat lokal sebagai pekerja untuk membantu menambah penghasilan mereka ditengah pandemi Covid-19,” jelasnya.

Disamping itu, Terkait upaya penanggulangan Covid-19, selain dilakukan oleh pemerintah pusat hingga daerah, pihaknya sebagai jenjang pemerintahan terbawah, pihaknya juga telah melaksanakan upaya serius menghadapi wabah tersebut.

“Upaya-upaya pencegahan yang kami lakukan bersifat masif diantaranya melakukan penyemprotan cairan desinfektan di tempat-tempat umum hingga ke rumah-rumah penduduk, memberlakukan pos jaga di pintu masuk desa, dan melakukan sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS),” tandasnya.(edi/mlo)




Pos terkait