Tanpa Plang Proyek, Rehab Jembatan Way Umpu Terkesan Seperti Proyek Siluman

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pelaksanaan pembangunan tanpa disertai plang proyek ataupun kantor (Direksi keet) ternyata sudah membudaya, setelah sebelumnya ditemukan di beberapa proyek milik Pemerintah Provinsi Lampung kini ditemukan hal yang sama pada pelaksanaan pengerjaan rehab total jembatan Way Umpu di Jalan Lintas Sumatera di Kampung Negeri Baru Kecamatan Umpu Semenguk, yang sama sekali tidak menggunakan plang proyek dan tanpa direksi keet.

Anehnya, semua pekerja yang ditemui di lapangan mengaku tidak mengetahui perusahaan apa yang mempekerjakan mereka, perangkat kampung dan Kecamatan pun tidak mengetahui. Padahal Kantor Camat Umpu Semenguk tidak sampai 100 meter dari lokasi jembatan. 

Bacaan Lainnya

“Pak Camat dan saya sama sekali tidak mengetahui siapa dan Perusahaan mana yang mengerjakan proyek tersebut, padahal kantor kami tidak jauh dari jembatan itu, mestinya sebagai pendatang mereka terlebih dahulu harus lapor diri atau mungkin mereka telah melapor ke perangkat kampung,” ujar Sontri, SH., MM., Sekretaris Kecamatan Umpu Semenguk. 

Badru, Foreman Konstruksi Jembatan tersebut menjelaskan bahwa dia masih baru beberapa hari bekerja, sehingga masih belum banyak tahu mengenai rincian pekerjaannya. 

“Saya baru satu minggu di sini mas. Makanya masih belum banyak tahu,” jelasnya. 

Badru juga mengatakan bahwa dirinya tidak tahu PT apa yang mengerjakan Jembatan penghubung tersebut. Selain itu, ketika ditanyakan apakah ada Surat Perintah Kerja atau SPK Ia juga tidak tahu menahu siapa yang memegangnya. 

“Untuk masalah PT saya tidak tahu mas PT apa dan darimana. SPK juga saya tidak tahu. Saya hanya ditugaskan bos saya untuk bekerja di sini,” katanya, tapi saat ditanya siapa bosnya ia juga tidak memberitahu siapa nama bosnya itu.

Dalam pengerjaan perbaikan Jembatan tersebut, tidak ditemukan satu plang proyek yang biasanya berisi informasi rincian pekerjaan yang sedang berlangsung, bahkan para pekerjanya pun kompak untuk tetap bungkam, sehingga pekerjaan tersebut terkesan seperti “Proyek Siluman”.

Diketahui, jembatan penghubung yang terletak di atas sungai Way Umpu tersebut memang sudah mulai diperbaiki dari akhir bulan Februari lalu.(wk1/mlo)


Pos terkait