Target AUTS/K 2020 di Lambar Over Target 

  • Whatsapp
Kepala Disbunnak Agustanto Basmar, S.P, M.Si,

Medialampung.co.id – Jumlah ternak di Kabupaten Lambar yang telah didaftarkan program Asuransi Usaha Ternak Sapi/Kerbau (AUTS/K) tahun 2020 sebanyak 106  ekor.

“Target AUTS/K tahun lalu di Kabupaten Lambar sebanyak 48 ekor  namun hingga akhir tahun telah terealisasi 106 ekor atau over target. Bahkan hingga Desember 2020 sudah ada klaim empat ekor sapi, yaitu tiga ekor klaim atas nama Wasis akibat ternaknya hilang dan satu ekor milik Ahmad Fatoni karena sakit dan untuk klaimnya masih dalam proses,” ungkap Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Lambar Agustanto Basmar, S.P, M.Si, Jumat (15/1).

Bacaan Lainnya

Terkait tercapainya target tersebut, kata dia, itu semua berkat kesadaran para peternak yang mendaftarkan ternaknya pada program AUTS/K serta pihaknya bersama Dinas Peternakan Provinsi Lampung dan PT. Jasindo juga telah melaksanakan sosialisasi kepada  kelompok tani.

“Selama ini kita telah berupaya agar seluruh peternak di Kabupaten Lambar mendaftar menjadi peserta program AUTS/K, salah satunya dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat termasuk kepada peserta yang lama agar mereka mendaftar kembali menjadi peserta program AUTS/K,” bebernya. 

Program AUTS/K, lanjut Agustanto, memberikan perlindungan dalam bentuk ganti rugi kepada peternak jika terjadi kematian sapi karena penyakit, sapi mati karena beranak. kecelakaan atau hilang akibat pencurian sehingga peternak dapat meneruskan usahanya.

“Kita berharap kepada peternak di Lambar agar ikut serta dalam program AUTS/K,  karena peternak sapi atau kerbau akan diuntungkan dengan mengikuti program tersebut.  Sebab jika ternaknya mati karena sakit, beranak, kecelakaan dan hilang maka akan mendapatkan asuransi Rp10 juta per ekor, sementara kelompok tani hanya membayar asuransi sebesar Rp40.000/tahun/ekor, jadi biayanya cukup murah,” ungkapnya.

Lanjut dia, sebenarnya biaya asuransi itu dalam satu tahun sebesar Rp200.000/ekor,  namun karena mendapatkan subsidi dari pemerintah sebesar Rp160 ribu maka para peternak cukup membayar Rp40 ribu/ekor selama satu tahun.

“Kita berharap agar peternak  mendaftarkan ternaknya untuk ikut program AUTS/K, karena ini akan membantu peternak,” tutupnya. (lus/mlo)




Pos terkait