Target Penyaluran KUR di Pesbar Tahun 2021 Meningkat

  • Whatsapp
Kabag Perekonomian dan SDA Setdakab Pesbar, Ariswandi

]Medialampung.co.id – Sebagai salah satu upaya untuk memaksimalkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari pihak Perbankan di Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar). Pemkab setempat akan mensosialisasikan program KUR kepada para pelaku usaha dan pihak terkait lainnya sehingga realisasi penyaluran KUR di tahun 2021 akan mencapai target yang diharapkan.

Kabag Perekonomian dan SDA Setdakab Pesbar, Ariswandi, S.Sos, M.P., mengatakan di tahun 2020 lalu, penyaluran KUR dari pihak Perbankan di Kabupaten Pesbar tidak mencapai target karena masih banyak para pelaku usaha baik di bidang perdagangan, pertanian, perindustrian dan lainnya itu belum memanfaatkan KUR secara maksimal.

Bacaan Lainnya


“Kita sangat menyayangkan dalam penyaluran KUR tahun 2020 lalu masih banyak para pelaku usaha yang belum memanfaatkan KUR ini dengan maksimal,” katanya, Kamis (27/5).

Dijelaskannya, tahun 2020 lalu pihak Perbankan menyediakan KUR dengan total Rp66 Miliar lebih, dari jumlah itu hanya terealisasi sebesar Rp36 Miliar lebih atau 54 persen. Dengan begitu, masih banyak KUR yang tidak tersalur karena minimnya pelaku usaha yang memanfaatkan KUR, padahal itu sangat membantu dalam mengembangkan usaha, karena ada dukungan permodalan.

Bahkan, sebelumnya telah melakukan rapat koordinasi terkait evaluasi penyaluran KUR tahun 2020 lalu maupun rencana penyaluran KUR tahun 2021 dengan tujuan agar penyaluran KUR bisa tercapai target sehingga benar-benar dimanfaatkan dengan maksimal oleh para pelaku usaha.

“Karena itu dalam waktu dekat kita akan mensosialisasikan terkait KUR ini, sehingga benar-benar dimanfaatkan oleh para pelaku usaha. Apalagi di tahun 2021 ini pihak Perbankan kembali menyiapkan KUR untuk para pelaku usaha di Kabupaten Pesbar,” jelasnya.

Masih kata dia, untuk tahun 2021 ini KUR yang telah disiapkan oleh pihak Perbankan meningkat yakni sebesar Rp116.183.222.328,-. Sedangkan untuk realisasi penyaluran KUR triwulan pertama sejak Januari hingga Maret 2021 baru terealisasi sebesar Rp18.768.000.000,- sehingga KUR itu masih tersisa sebesar Rp97.415.222.328,-. Dengan rincian BRI Cabang Liwa dari target Rp32,4 miliar lebih baru terealisasi Rp5,4 miliar lebih.

Kemudian, BRI Pasar Minggu dari target Rp27 miliar lebih baru terealisasi Rp4,5 miliar lebih. BRI Unit Krui dari target 27 miliar lebih baru terealisasi Rp6,4 miliar lebih. Lalu BNI KCP Krui dari target Rp21 miliar baru terealisasi Rp1,5 miliar dan BPD Lampung Krui dari target Rp8,6 miliar lebih baru terealisasi Rp650 juta.

“Sementara itu untuk jumlah debitur dari realisasi penyaluran KUR tersebut keseluruhan sebanyak 573 debitur atau pelaku usaha baik UMKM maupun pelaku usaha lainnya,” tandasnya.(yan/d1n/mlo)




Pos terkait