Target Pertahankan Adipura, Pemkab Lambar Terus Berbenah

  • Whatsapp
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ir. Ansari

Medialampung.co.id – Kabupaten Lampung Barat sebagai daerah peraih Adipura lima kali dalam kategori kota kecil terus berbenah. Pembenahan terus dilakukan sesuai arahan pemerintah pusat diantaranya menyelesaikan laporan yang terkait dengan pengelolaan sampah di kabupaten setempat, selanjutnya pengelolaan hingga penataan juga menjadi salah satu fokus. 

Arahan pemerintah pusat, yakni pengurangan 30% sampah dan penanganan sebanyak 70%, itu yang saat ini terus kami benahi, semoga pada saat penilaian nantinya arahan pemerintah pusat tersebut sudah terlaksana, mengingat untuk pelaksanaannya membutuhkan proses.

Bacaan Lainnya

Tahapan yang dilaksanakan sesuai arahan pemerintah pusat tersebut yakni menyelesaikan laporan neraca pengelolaan sampah, yang nantinya akan diserahkan kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) di Jakarta.

“Dalam mensukseskan apa yang menjadi arahan pemerintah pusat tersebut perlu peran serta masyarakat, salah satunya mendukung pengelolaan sampah, dengan selalu menjaga kebersihan lingkungan, dan melakukan pemilahan sampah terlebih dahulu sebelum dibuang ke tempat sampah,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lambar Ir. Hi. Ansari. 

Pemilahan sampah, kata dia, selain akan sangat mendukung apa yang menjadi program pemerintah dan terwujudnya Adipura, juga bermanfaat bagi masyarakat, dimana sampah yang berasal dari limbah rumah tangga seperti sayur mayur bisa diolah sendiri menjadi pupuk kompos, kemudian sampah plastic bisa dikumpulkan dan dijual.

”Proses pemilahan sampah di TPA itu membutuhkan waktu, karena itu jika secara mandiri pemilahan dilakukan oleh masyarakat maka itu akan sangat membantu, selanjutnya itu akan bermanfaat bagi masyarakat itu sendiri,” imbuhnya. 

DLH juga secara rutin melakukan penyisiran terhadap sampah-sampah di sejumlah titik Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar, di sepanjang jalur Sumberjaya hingga Sukau. 

Dalam melakukan penyisiran sampah tersebut, pihaknya menurunkan 40 personel, atau delapan unit armada truk dengan masing-masing terdiri dari lima orang personel. 

“Petugas kami melakukan penyisiran sampah dari Sumberjaya hingga Sukau, khususnya pada titik-titik TPS liar di sepanjang jalur tersebut, yang selama ini dikeluhkan oleh masyarakat khususnya pengguna jalan,” ujar Ansari didampingi Kabid Kebersihan Heriyanto. 

Selanjutnya, sampah hasil penyisiran yang dilakukan, kata dia, selanjutnya akan dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) di Pekon Bahway. Kegiatan tersebut ditargetkan selesai dalam satu hari, dan untuk efektivitas personel maupun armada truk yang diturunkan terbagi di beberapa wilayah. 

Terkait masalah sampah rumah tangga, ia mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, dan mengolah sampah rumah tangga sendiri di rumah, dengan melakukan pemilahan antara sampah organik dan non organik. (nop/mlo)


Pos terkait