Terapi Rempah Nusantara, Inovasi Pemulihan dan Menangkal Covid-19

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Terapi Rempah Nusantara namanya. Inilah inovasi lanjutan yang dilakukan Ketua DPRD Lampung Tengah Sumarsono setelah sebelumnya membuat obat herbal asap cair dan desinfektan untuk menangkal Covid-19 bersama Mbah Surono Danu.

Terapi Rempah Nusantara ini terbukti cukup ampuh untuk pemulihan Covid-19. Salah satunya dirasakan Rozi, pengawal pribadi Bupati Lamteng Musa Ahmad yang juga anggota Polres Lamteng.

Bacaan Lainnya

“Setelah mencoba bilik Terapi Sauna Nusantara hasil inovasi ketua DPRD Lamteng, hasil swab saya negatif Covid-19. Sebelumnya, saya dinyatakan terinfeksi Covid-19,” katanya.

Roji mengucapkan terima kasih kepada ketua DPRD Lamteng yang telah berinovasi membuat bilik terapi Sauna Rempah Nusantara.

“Semoga inovasi ini bisa membantu masyarakat agar bisa terhindar dari Covid-19. Saya juga berpesan kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 ini,” ungkapnya.

Sedangkan Ketua DPRD Lamteng Sumarsono menyatakan Terapi Sauna Nusantara ini memanfaatkan rempah-rempah.

“Rempah-rempah. Ada kunyit, jahe, adas, kayu manis, dll. Terapi ini dapat membantu pemulihan masyarakat yang terpapar Covid-19. Insya Allah bisa menangkal segala penyakit. Silakan kalau mau mencoba dan rasakan manfaatnya. Datang ke Kebun Edukasi PDI Perjuangan di Kelurahan Seputihjaya, Kecamatan Gunungsugih. Badan jadi segar,” ungkapnya.

Sebelumnya Mbah Surono Danu yang merupakan penemu bibit padi unggul Sertani mengatakan negara besar dan kaya seperti Indonesia seharusnya dapat cepat serta tepat menyikapi penyebaran virus corona.

“Kondisi genting seperti saat ini, setop perdebatan atau upaya pencitraan untuk muncul seolah-olah pahlawan kesiangan. Rakyat ini perlu solusi! Supaya tenang, tidak panik dan merasa ketakutan luar biasa menghadapi pandemi Covid-19. Apa yang dilakukan Sumarsono sama sekali bukan bentuk pencitraan atau berlagak menjadi pahlawan kesiangan. Ini caranya menyampaikan kepedulian kepada masyarakat dan memang wajib diapresiasi,” tegasnya.

Mbah Surono Danu melanjutkan, kearifan lokal yang dimiliki Indonesia harusnya dapat dimanfaatkan dengan baik demi kemaslahatan masyarakat luas. “Kalau kita mau, pasti kita bisa. Termasuk ketika kita mau untuk melakukan perlawanan terhadap virus corona ini. Nenek moyang kita sudah mewariskan obat-obatan herbal yang terbukti ampuh untuk melawan penyakit, termasuk penyakit parah sekalipun. Namun, obat-obatan alami itu kalah dengan industri farmasi yang cenderung kapitalis. Sampai hari ini ada keuntungan yang dijanjikan dari berjualan obat farmasi pabrikasi itu,” tegasnya. (sya/mlo)


Pos terkait