Tercatat 46 Bencana Terjadi di Lambar

  • Whatsapp
Kebakaran yang menghanguskan padang ilalang di sekitar Danau Asam yang masuk wilayah Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) Kecamatan Suoh

Medialampung.co.id – Kabupaten Lampung Barat (Lambar) merupakan daerah rawan bencana baik itu longsor, banjir, maupun bencana lainnya.

Memasuki tahun 2019, tepatnya bulan Januari hingga September, tercatat sekitar 46 kejadian bencana yang terjadi di kabupaten Beguai Jejama Sai Betik ini.

Bacaan Lainnya



Kabid Kedaruratan dan Logistik Aliyurdin, S.Sos, M.H mendampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Drs. Gison Sihite, M.M, mengungkapkan, sebanyak 46 kejadian bencana itu, rinciannya Januari 6 kejadian, Februari 9 kejadian, Maret 3 kejadian, April 4 kejadian, Mei 7 kejadian, Juni 5 kejadian, Juli 2 kejadian, Agustus 4 kejadian dan 5 kejadian di bulan September.

Puluhan kasus bencana itu, kata dia, antara lain jalan amblas di Pekon Pampangan Kecamatan Sekincau, jembatan rusak di Pekon Hujung Kecamatan Belalau, jembatan rusak di Pekon Tuguratu Kecamatan Suoh, musibah kebakaran di Lingkungan Sukajaya Kelurahan Waymengaku Kecamatan Balikbukit, serta kebakaran di Pekon Hantatai Kecamatan Bandarnegeri Suoh.

Kemudian, kebakaran di Pekon Sukarami Kecamatan Balikbukit, kebakaran di Lingkungan 13 Serdang Kelurahan Waymengaku Kecamatan Balikbukit, banjir bandang di Pekon Sidodadi dan Pekon Sidomulyo Kecamatan Pagardewa, tanah longsor di Pekon Sukarame Kecamatan Belalau, tanah longsor di Kelurahan Pasarliwa Kecamatan Balikbukit (Belakang SMAN 2 Liwa), bencana kebakaran di Pekon Simpangsari Kecamatan Sumberjaya, tanah longsor di Kecamatan Sumberjaya, tanah longsor di Pekon Serungkuk Kecamatan Belalau, banjir bandang di Pekon Bandaragung dan Pekon Srimulyo Kecamatan Bandarnegeri Suoh , serta banjir bandang di Pekon Trimekarjaya dan Pekon Suoh, serta kasus bencana kebakaran lahan terjadi di Pekon Wayempulau Ulu Kecamatan Balikbukit.

“Bencana yang terjadi dalam kurun sembilan bulan ini, yang paling banyak adalah kebakaran, kemudian disusul jembatan rusak, serta banjir,” ucapnya

Seraya menambahkan, upaya penanggulangan bencana yang telah terjadi, yaitu tim BPBD Kabupaten Lambar turun kelapangan melakukan peninjauan ke lokasi, dan merekomendasikan untuk diberikan penanganan serta memberikan bantuan logistik kepada  korban kebakaran. “Kita mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan berhati hati, karena bencana ini kapan dan dimana saja bisa terjadi dan kita selaku manusia tidak akan tahu,” tutupnya. (lus/mlo)



Pos terkait