Terekam CCTV saat Beraksi, Satu Pelaku Curanmor Diringkus Polisi

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Tim Tekab 308 Polsek Buay Bahuga Polres Waykanan berhasil meringkus AR (26), warga Dusun Lutih Desa Pakuon Jaya Kecamatan BP.Peliung Kabupaten Oku Timur Sumsel karena diduga sebagai pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) sasaran curanmor di Dusun Sri Tanjung 2 Kampung Pisang Baru Kecamatan Bumi Agung Kabupaten Waykanan, Jumat (20/11).

Kapolres Waykanan AKBP Binsar Manurung melalui Kapolsek Buay Bahuga Iptu Akmaludin menerangkan pada Rabu tanggal 18 November 2020 sekitar pukul 15.30 WIB telah terjadi tindak pidana Pencurian sepeda motor Supra Fit warna hitam di toko milik Raswak bertempat Dusun Sri Tanjung 2 Kampung Pisang Baru Kecamatan Bumi Agung Kabupaten Waykanan.

Bacaan Lainnya


Modusnya pelaku berpura-pura menyuntik musik di toko korban dengan menggunakan flashdisk mengamati pemilik toko lengah, pelaku langsung mengambil dan membawa pergi sepeda motor honda supra Fit No.Pol B 6578 TGQ milik korban.

Naasnya saat itu sepeda motor pelaku merk yamaha vega ZR warna merah tanpa plat tertinggal di TKP samping counter dan perbuatan pelaku terekam kamera CCTV sehingga diketahui oleh seorang saksi yang mencurigai ciri-ciri pelaku yang mengarah kepada AR .

Menyadari itu, korban selanjutnya melaporkan kejadian yang dialami ke Polsek Buay Bahuga selanjutnya petugas melakukan penyelidikan untuk mencari petunjuk di dalam toko.

Berdasarkan hasil rekaman CCTV ditambah keterangan dari saksi lalu tim tekab 308 Unit Reskrim Polsek Buay Bahuga langsung melakukan pengejaran sehingga sekira pukul 23.45 WIB akhirnya pelaku dapat ditangkap dan diamankan di rumahnya di Dusun Lutih Desa Pakuon Jaya Kecamatan BP Peliung OKU TIMUR. 

Selanjutnya pelaku berikut barang bukti 1 (satu) unit sepeda motor korban dan 1 (satu) unit sepeda motor pelaku dibawa ke Polsek Buay Bahuga untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Atas perbuatannya pelaku melanggar Pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal tujuh tahun penjara,” Imbuh Kapolsek.(wk1/mlo)



Pos terkait