Teriak Tas Jatuh, Ternyata Malah Rampas Uang Korban

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Eman (57), warga Kampung Payungmulya, Kecamatan Pubian, Lampung Tengah, menjadi korban curas di pertigaan Jalan Raya Kampung Negrikepayungan, Kecamatan Pubian, Lampung Tengah, Jumat (8/10) sekitar pukul 10.00 WIB. 

Hal ini terjadi ketika korban berboncengan motor dengan anaknya, Ernawati (24), hendak ke tempat saudaranya.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Padangratu Kompol Muslikh menyatakan saat melintas di TKP diteriaki pria tak dikenal, ‘Mbak, tasnya jatuh!’. Mendengar teriakan ini, korban berhenti. Pria tak dikenal ini langsung mematikan kontak motor korban. 

Korban dimintai uang, lalu diberikan Rp3.000. Pria tak dikenal ini tak mau dan meminta uang Rp100.000. Korban tak mau memberi dengan alasan tak ada uang. Pria tak dikenal ini marah dan berusaha merogoh saku celana korban. Korban berusaha melawan memegang saku celananya hingga motor roboh. 

“Uang korban Rp650.000 dari saku celana berhasil diambil sampai saku celana robek. Sebelum pergi, pria tak dikenal ini memukul korban di bagian telinga. Korban dibantu warga yang melintas mengangkat motor. Korban melanjutkan perjalanan,” katanya.

Pada Senin (11/10), kata Muslikh, korban melaporkan kejadian ini ke Polsek Padangratu. “Dari keterangan korban dan saksi diketahui siapa pelakunya. Ahmad Yunus alias Mad (47), warga Kampung Tanjungkemala, Kecamatan Pubian, ditangkap saat nongkrong di Pasar Tiasbangun, Kecamatan Pubian, Rabu (13/10) sekitar pukul 08.30 WIB. Ketika diamankan didapat sajam jenis pisau,” ujarnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kata Muslikh, tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP dan Pasal 1 ayat (2) UU Darurat No. 12/ 1951. “Tersangka terancam hukuman 10 sampai 12 tahun penjara,” tegasnya. (sya/mlo)


Pos terkait