Terimakasih Pak Bupati!

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Lampung Barat, berkesempatan membagikan langsung bantuan pangan berupa 10 kilogram beras dan empat kaleng ikan kemasan, yang bersumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Lambar untuk penanganan Covid-19 di kabupaten setempat, Kamis (11/6).

Tidak seperti temuan di beberapa kecamatan lain sebelumnya, kualitas beras yang dibagikan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di Kecamatan Suoh dan Bandarnegeri Suoh (BNS) dipastikan merupakan beras dengan kualitas yang baik. Bahkan sejumlah masyarakat menyampaikan ucapan terimakasih secara langsung kepada Pakcik—sapaan Parosil Mabsus.

Bacaan Lainnya



”Alhamdulillah, dikasih bantuan dari bapak bupati, terimakasih pak bupati karena bantuan ini  sangat bermanfaat, terlebih  adanya wabah Covid-19 sangat berdampak  terhadap perekonomian kami, jadi dengan bantuan ini tentunya kami sangat terbantu,” ungkap Sulastri, salah seorang warga Suoh yang menerima bantuan.

Hal senada diungkapkan Muslih, salah seorang warga BNS saat penyerahan di Pekon Bandaragung yang menurutnya, bantuan beras yang diterima kualitasnya cukup baik dan sangat layak untuk dikonsumsi, terlebih bantuan disertai dengan adanya empat kaleng ikan kemasan yang tentunya menjadi salah satu sumber protein.

”Alhamdulillah berasnya bagus, kami berterima kasih juga karena sudah dikasih sarden (ikan kemasan, Red). Semoga bantuan yang kami terima akan bermanfaat, dan kami sampaikan terimakasih atas perhatian bapak bupati,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Lambar  Parosil Mabsus mengungkapkan, bantuan tersebut diberikan  sebagai wujud perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang telah terdampak wabah Covid-19. Ia berharap bantuan  dengan total 350 ton beras dan 140 ribu kaleng ikan kemasan bisa  bermanfaat bagi masyarakat.

”Pemerintah daerah memprogramkan 35 paket sembako untuk 35 ribu kepala keluarga, tentunya  harapan saya bantuan pangan berupa beras dan ikan kemasan yang diberikan akan bermanfaat bagi masyarakat, dan ini merupakan bentuk perhatian  pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan kepada masyarakat, khususnya bagi yang menerima beras dengan kualitas kurang bagus  atau  rusak agar segera melapor kepada pemangku, peratin atau camat agar bisa diganti dengan  beras yang lebih bagu.

”Jumlah bantuan yang  kita salurkan sangat besar, sebanyak 350 ton beras, jadi menutup kemungkinan ada yang rusak mengingat pengadaan sebelum lebaran bisa jadi naik turun kendaraan dan tempat penyimpanan jadi kalau kerusakan masih dibawah 10% masih konteks wajar yang  penting kalau ada yang kebetulan menerima yang rusak segera lapor dan akan diganti,” pungkasnya. (nop/mlo)



Pos terkait