Terkendala Jaringan Internet, Pengoperasian Sikda di Puskesmas Belum Optimal  

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Sistem Informasi Kesehatan Daerah (Sikda) Generik yang telah diaplikasikan oleh seluruh puskesmas di Kabupaten Lampung Barat, kini belum berjalan optimal karena terkendala beberapa hal diantaranya minimnya kualitas jaringan internet.

Sikda yang merupakan aplikasi berbasis online untuk mempermudah sistem manajemen puskesmas itu khususnya mengalami kendala di sejumlah kecamatan seperti di UPT Puskesmas Pagardewa, Gedungsurian, Lumbokseminung, dan Kebuntebu. 

Kasubbag Perencanaan Supriyono, S.Kep, mendampingi kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lambar Paijo, S.K.M., M.Kes., menjelaskan, secara tekhnis seluruh puskesmas di Lambar telah mengaplikasikan sikda untuk mempermudah manajemen pelayanan puskesmas. 

“Untuk tahun ini instalasi sistem sikda sudah terpasang di seluruh puskesmas, tapi secara teknis masih ada beberapa kendala terutama minimnya kualitas jaringan internet, seperti di UPT Puskesmas Pagardewa, itu sempat berjalan namun hanya hitungan bulan mengalami kendala jaringan,” kata mantan kepala UPT Puskesmas Liwa tersebut.

Lanjut dia, selain persoalan jaringan internet di beberapa puskesmas juga mengalami pergantian status menjadi rawat inap sehingga harus melakukan pengajuan ulang. 

“Namun, seiring dengan komitmen kita untuk memberikan pelayanan maksimal, jajaran Puskesmas akan terus berusaha untuk mengatasi kendala tersebut. Kita targetkan tahun ini semua kendala tersebut dapat teratasi,” harapnya. 

Sebab, kata dia, aplikasi Sikda menjadi salah satu sarana penunjang untuk meningkatkan pelayanan serta mempermudah sistem manajemen puskesmas karena seluruh data riwayat medis pasien yang ada di Lambar sudah terkoneksi dalam satu jaringan melalui Sikda. 

“Tentunya dengan aplikasi ini sangat menunjang pelayanan, salah satunya warga tidak lama menunggu saat pengurusan administrasi, lantaran alur pelayanan lebih jelas dan beban administrasi petugas juga berkurang. Sementara dari tinjauan sisi medis, dengan sudah mengantongi data riwayat kesehatan pasien dalam bentuk digital, sehingga pelayanan kesehatan terutama di tingkat puskesmas semakin efektif dan efisien,” pungkasnya.(edi/mlo)



Pos terkait