Terkendala Persediaan Oksigen, RSUDAU Ragu Terima Rujukan Enam Pasien Covid-19

  • Whatsapp
Direktur RSUD Alimuddin Umar dr. Iman Hendarman, Sp.A, M.Kes.

Medialampung.co.id – Lagi-lagi, masalah persediaan oksigen menjadi kendala Rumah Sakit Umum Daerah Alimuddin Umar (RSUDAU) untuk menerima rujukan pasien suspect maupun terkonfirmasi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) dari puskesmas, meski saat ini jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di ruang isolasi rumah sakit plat merah tersebut telah menurun. 

Direktur RSUDAU dr. Iman Hendarman, Sp.A, M.Kes., mengungkapkan, pada bulan Juli lalu jumlah pasien Covid-19 yang dilakukan perawatan di ruang isolasi beberapa kali berada di angka maksimal mencapai 29-30 orang pasien, namun saat ini jumlah pasien tinggal 19 orang lagi dan sebagian besar telah pulang setelah dinyatakan sehat. 

Bacaan Lainnya

“Tetapi kami masih ragu untuk menambah jumlah pasien lagi, masalahnya karena persediaan oksigen, mengingat untuk 19 pasien yang kami rawat saat ini bergejala berat, dan membutuhkan hingga tiga tabung oksigen per harinya,” ungkapnya. 

Pemenuhan kebutuhan oksigen, kata dia, sempat terkendala karena terjadinya antrian panjang di tempat pembelian di Lampung Tengah. Bahkan karena masalah tersebut, pihaknya harus meminjam oksigen konsentrator dari puskesmas agar kebutuhan oksigen pasien Covid-19 yang sedang dirawat bisa tetap terpenuhi. 

“Itu masalah kenapa kami ragu untuk menerima pasien rujukan dari puskesmas. Namun ketika memang nantinya persediaan oksigen memungkinkan maka pasien waiting list yang sedang dirawat di puskesmas saat ini bisa kembali dirujuk dan kami lakukan penanganan,” urainya. 

Lebih lanjut dikatakan Iman, untuk 19 pasien yang dirawat saat ini rata-rata memiliki gejala berat dengan komorbid hipertensi, gagal jantung, diabetes, dan penyakit lainnya. Penanganan dilakukan dengan maksimal dan diharapkan para pasien ini bisa kembali pulih seperti sedia kala. (nop/mlo)


Pos terkait