Terkonfirmasi Covid-19 di Lambar Bertambah Lima Orang, Dua Diantaranya Klaster Baru

  • Whatsapp
Kepala Dinas Kesehatan Lambar Paijo, S.K.M, M.Kes.

Medialampung.co.id – Kasus terkonfirmasi Coronavorus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Lampung Barat terus mengalami peningkatan. Terbaru sebanyak lima orang warga terkonfirmasi Covid-19, sehingga menambah daftar yang sebelumnya berjumlah 20 menjadi 25 orang.

Penambahan tersebut terdiri dari tiga orang merupakan hasil tracing yang dilakukan terhadap tujuh kasus terkonfirmasi Covid-19 sebelumnya, sementara dua orang lainnya merupakan klaster baru. 

Bacaan Lainnya



Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, penambahan kelima terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut yakni ELS (22) warga Pemangku Simpang Luas Pekon Luas, Kecamatan Batuketulis merupakan hasil tracing dari HC, mahasiswa asal Lambar yang terdeteksi positif Covid-29 di Bandar Lampung. Selanjutnya,  LO (35), warga Pekon Way Petai, Kecamatan Sumberjaya, tracing dari klaster Palembang. Lalu SR (23), warga Pekon Tugusari, Kecamatan Sumberjaya, tracing dari klaster Ciamis.

Sementara itu ada klaster baru berjumlah dua orang yakni IR (44), warga Pekon Purawiwitan, Kecamatan Kebuntebu, merupakan hasil dari rapid test massal terbatas yang dilakukan Dinkes setempat, dan J (57), warga Lingkungan VI Kelurahan Sekincau, Kecamatan Sekincau.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lambar Paijo, SKM, M.Kes., mengungkapkan, IR diketahui sering bepergian dengan kelompok pengajian dan salah satu pengurus pondok pesantren di Kebuntebu. Sementara J, merupakan klaster dari Bandar Lampung, karena memiliki riwayat baru pulang dari Bandar Lampung, dua September lalu.

“Kami masih mendalami tracing dari IR dan J. Dan kelima pasien baru terkonfirmasi positif tersebut, sudah di isolasi di rumahnya masing-masing, kecuali J, yang saat ini, masih di RSUD Alimuddin Umar Liwa, menunggu pihak peratin dan Petugas Puskesmas Sekincau agar bisa diisolasi di rumahnya, ” kata dia. 

Untuk diketahui, warga  terkonfirmasi positif di kabupaten setempat berjumlah 25 orang. Satu orang meninggal 12 sembuh, dan 12 masih menjalani isolasi. (nop/mlo)



Pos terkait