Terkonfirmasi Covid-19 di Lambar Tembus 1.982 Kasus

  • Whatsapp
Satgas Penanganan Covid-19 Lambar Bidang Komunikasi Publik Erna Yanti, S.Farm, Apt, MPH.

Medialampung.co.id – Terkonfirmasi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Lampung Barat telah mencapai 1.982 kasus. Jumlah tersebut akumulasi sejak awal pandemi tahun 2020 lalu hingga Juli 2021 ini. Sementara untuk angka kematian cukup tinggi yakni mencapai 89 kasus.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Lambar Erna Yanti, S.Farm, APT, MPH., mengungkapkan, dari total 1.982 kasus terkonfirmasi Covid-19, sebanyak 1.513 dinyatakan sembuh dan sebagian sedang menjalani penanganan baik di Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Alimuddin Umar maupun menjalani isolasi mandiri dalam pantauan petugas.

Bacaan Lainnya

”Untuk angka kesembuhan Covid-19 di Lambar sangat tinggi, baik yang ditangani di rumah sakit maupun yang menjalani Isoman. Kemudian untuk kematian akibat Covid-19 yang jumlahnya telah mencapai 89 kasus itu rata-rata karena komorbid atau memiliki penyakit penyerta,” ungkap Erna Yanti.

Sementara itu, terkait penambahan terkonfirmasi Covid-19 Jumat (30/7) sebanyak delapan kasus. Rinciannya, Kecamatan Gedungsurian satu kasus meninggal dunia, Pagardewa satu kasus dirujuk ke RSUD Alimuddin Umar.

Kemudian dari Waytenong empat kasus dua memiliki riwayat ke pasar, satu memiliki usaha service laptop, dan satu sempat menjalani perawatan di RS Medika Insani karena melahirkan, kemudian dua kasus lainnya berasal dari Kecamatan Belalau satu kasus memiliki riwayat nayuh dan satu lagi merupakan hasil tracing terhadap terkonfirmasi Covid-19.

”Jumlah penambahan hari ini hanya delapan kasus, semoga ini merupakan tanda-tanda pandemi ini melandai dan bahkan kita berharap segera berakhir, dan semoga di hari-hari selanjutnya jumlah kasusnya bisa terus berkurang,” kata Erna menambahkan.

Pihaknya juga tidak henti-hentinya mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan (Prokes) dengan selalu memakai masker, rajin mencuci tangan dengan air dan sabun, menghindari kerumunan, menjaga jarak dan mengurangi mobilitas.(nop/mlo)


Pos terkait