Terpapar Covid-19, Tenaga Medis di Lambar Bertumbangan

  • Whatsapp
Direktur RSUD Alimuddin Umar dr. Iman Hendarman, Sp.A, M.Kes.

Medialampung.co.id – Tenaga medis dan para medis di Kabupaten Lampung Barat mulai bertumbangan akibat terpapar Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Tercatat dua dokter dan lima orang para medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Alimuddin Umar, yang menjadi rumah sakit rujukan pasien Covid-19 kini ikut terpapar virus yang ditemukan pertama kali di negeri tirai bambu tersebut. 

Bacaan Lainnya

Direktur RSUD Alimuddin Umar dr. Iman Hendarman, Sp.A, M.Kes., mengungkapkan, saat ini ada dua orang dokter terpapar, keduanya saat ini sedang menjalani perawatan intensif, salah satunya dirujuk ke salah satu rumah sakit di Bandarlampung agar lebih dekat dengan keluarga.

“Sementara itu ada lima para medis yang juga terpapar kini menjalani isolasi mandiri, dan alhamdulillah untuk kondisi semuanya sudah semakin membaik. Dua tenaga dokter dan lima para medis yang terpapar tersebut itu yang terkini, kalau yang sebelumnya dan saat ini sudah sembuh itu jumlahnya cukup banyak,” ungkap Iman. 

Sebagai tenaga medis dan paramedis terlebih mengabdi di rumah sakit rujukan pasien Covid-19 tentunya memiliki resiko tinggi terpapar. Namun meskipun meskipun penuh resiko, pihaknya akan terus memberikan pelayanan sebaik-baiknya. 

“Kami sangat mengharapkan suport dari seluruh lapisan masyarakat, agar kami bisa bisa menjalankan tugas kami dengan sebaik-baiknya. Semoga pandemi ini bisa segera berakhir dan tentunya kita harus bersama-sama berupaya memutus rantai penyebaran dengan selalu mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya. 

Untuk diketahui, total kasus terkonfirmasi Covid-19 di Lambar sejak 2020 lalu mencapai 1.617 kasus. Rinciannya 69 kasus kematian, 540 sedang menjalani isolasi dalam pantauan tenaga kesehatan, dan 1.008 lainnya sudah dinyatakan sehat atau sembuh.

Untuk ruang isolasi tekanan negatif maupun ruang isolasi (ruang bedah) di RSUD Alimuddin Umar saat ini penuh, data terakhir terdapat 29 pasien terkonfirmasi Covid-19 yang sebagian besar bergejala berat dirawat di rumah sakit plat merah tersebut. (nop/mlo)


Pos terkait