Terpental Dari Motor, Bocah Tiga Tahun Hanyut di Sungai Way Umpu

  • Whatsapp
Dengan peralatan seadanya, ratusan masyarakat bersama aparatur pekon menyisir daerah aliran sungai (Mayus) untuk mencari keberadaan Haikal - Foto Dok/mlo

Medialampung.co.id – Haikal Bocah balita usia Tiga tahun putra dari pasangan Suami Istri (Pasutri) Amelia Pratiwi dan Kamit warga Pekon Pagardewa, Kecamatan Pagardewa, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) hanyut terseret arus sungai Way Umpu, terpental dari motor saat dirinya dan ibunya menyeberangi jembatan gantung di Pemangku Talangkeruhun, Pekon Pagardewa Kabupaten Lampung Barat menjelang magrib sekitar Pukul 18.00 WIB Jumat (10/4),

Berdasarkan informasi sementara dari Peratin Sidodadi, Juhairi Iswanto, saat ini ratusan masyarakat bersama aparatur pekon tergabung dari Pekon Sukajaya, Pahayujaya, Pagardewa, Sidodadi, Basungan, Margajaya dan Batuapi, masih melakukan penyisiran di Daerah Aliran Sungai Way Umpu.

Bacaan Lainnya



Dan batas pencaharian sudah sampai di Jembatan Selandau Pekon Sidodadi, namun keberadaan sang anak belum diketahui dikarenakan kondisi arus sungai yang keruh dan masih pasang setelah terjadi hujan Pukul 14.00 – 15.30 WIB. 

“Dalam pencarian ini kami terkendala karena kondisi aliran sungai dan alat penerangan yang kami gunakan hanya peralatan seadanya berupa lampu senter,” ungkapnya.

Diketahui Sang anak dan ibunya sore itu menyeberangi jembatan gantung tersebut menggunakan sepeda motor setelah keduanya pulang dari belanja kebutuhan dapur di Pekon Pahayu.

Namun mungkin karena badan jembatan berupa kayu yang licin setelah hujan menyebabkan motor terpeleset dan sang anak terlempar ke dalam sungai yang tengah pasang tersebut. (rin/mlo)



Pos terkait