TGB-Bupati Pesbar Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Babuttaqwa 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Masjid Babuttaqwa Pekon Rawas Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang dihadiri langsung Dr. Muhammad Zainul Majdi, M.A., atau lebih dikenal dengan sebutan Tuan Guru Bajang (TGB) yang juga Ketua Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) cabang Indonesia, Sabtu (23/10).

Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri Bupati Pesbar Dr.Drs.Hi. Agus Istiqlal, S.H,M.H., Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pesbar, KH Nurhadi, Anggota DPRD Pesbar, Ketua Pembina Yayasan Warotsatul Anbiya Lampung, Buya Yamin Majdi, serta para Alumni Al-Azhar dari berbagai Provinsi, selain itu juga dihadiri unsur Forkopimda serta seluruh tamu undangan terkait lainnya.

Bacaan Lainnya

Bupati Pesbar, Agus Istiqlal, mengucapkan selamat datang kepada Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang ke Kabupaten Pesbar dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini yang rencananya juga sekaligus akan meresmikan Pesantren Maqwa Krui. Tentu kehadirannya di Pesbar ini merupakan suatu kebanggaan bersama.

“Dalam peringatan Nabi Muhammad SAW ini kita berharap agar masyarakat benar-benar meneladani sifat-sifat nabi dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Muhammad Zainul Majdi, saat menyampaikan tausiahnya mengatakan bahwa pihaknya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah menyambut kedatangannya beserta rombongan untuk hadir di Kabupaten Pesbar ini. Karena ini juga sebagai rasa persaudaraan kita untuk bisa bersilaturahmi. Sehingga apa yang dipersaudarakan Allah, tidak boleh dirusak.

“Dengan peringatan Nabi Maulid Nabi Muhammad SAW ini merupakan salah satu kebanggaan bagi kita bersama, untuk itu kita mengajak seluruh masyarakat dapat bersyukur dalam hal ini meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad SAW,” katanya.

Dijelaskannya, dalam hal pembangunan sesuai tauladan Nabi Muhammad SAW bahwa yang paling diutamakan yakni diawali dengan melakukan pembangunan masjid, karena masjid sebagai pondasi untuk kekuatan umat, pihaknya juga bersyukur di Kabupaten Pesbar ini sudah banyak berdiri masjid-masjid. Karena itu setelah diawali pembangunan masjid maka bisa diikuti pembangunan lainnya.

“Masjid merupakan pondasi untuk memperkokoh keimanan dan ketaqwaan kita, sehingga harus diutamakan,” ujarnya.

Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat dua Periode itu juga menyampaikan, selain pembangunan masjid Rasulullah SAW pada zamannya dulu juga mengutamakan pembangunan pasar yang mengajarkan umat islam untuk berekonomi. Sedangkan teladan yang ketiga yakni mempersaudarakan semua umat. Mudah-mudahan untuk di Pesbar ini dapat mengikuti teladan Nabi, dengan harapan kedepan Kabupaten Pesbar ini bisa terus maju dan berkembang.

“Saya juga berharap suri tauladan Nabi Muhammad SAW ini dapat diterapkan di Kabupaten Pesbar,” tandasnya. (yan/mlo)

Pos terkait