Tidak Sesuai Desain, Bawaslu-Satpol PP Pesbar Copot APK Paslon

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) bersama Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP-Damkar) menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) salah satu pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pesbar yang terpasang di pinggir jalan lintas barat (jalinbar) tepatnya di Pekon Kampungjawa Kecamatan Pesisir Tengah, Jumat (9/10).

Anggota Bawaslu Pesbar Koordinator Divisi Pencegahan, Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga, Heri Kiswanto, mengaku penertiban APK jenis baliho itu karena tidak memenuhi standar desain sesuai peraturan yang ada.

Bacaan Lainnya



Sebelumnya Bawaslu Pesbar juga telah mengimbau tim salah satu paslon itu melalui surat yang telah dikirim pada Rabu (7/10) agar tim paslon segera menertibkan APK yang terpasang di pinggir jalinbar tersebut karena tidak memenuhi standar desain yang ada.

“Bawaslu Pesbar telah memberi tenggat waktu (deadline) 1×24 jam setelah surat disampaikan ke tim paslon,” katanya.

Tapi, kata dia, hingga Kamis (8/10) kemarin, tim paslon tidak juga menurunkan APK tersebut, sehingga Bawaslu berkoordinasi dengan Satpol PP untuk menertibkan.

APK jenis baliho sebanyak dua buah itu dibuat oleh simpatisan angkatan ’97 kandidat salah satu paslon dan bukan dari tim paslon.

Sedangkan, untuk kesalahan pemasangan APK yang tidak sesuai dengan desain itu antara lain ada logo partai yang tidak memiliki kursi di DPRD Pesbar, yang seharusnya tidak ada.

“Selain itu ada contoh pencoblosan surat suara yang seharusnya juga tidak ada dalam kesepakatan desain APK itu,” jelasnya.

Masih kata dia, Bawaslu Pesbar hingga kini masih terus memaksimalkan untuk koordinasi dengan stakeholder terkait penertiban Alat Peraga Sosialisasi (APS) yang sudah banyak terpasang.

Padahal, itu harus ditertibkan, karena APS yang telah terpasang itu menunjukan citra diri calon dan itu wajib ditertibkan, begitu juga dengan APK harus benar-benar sesuai dengan desain yang telah disepakati.

“Karena jika dipasang di tahapan kampanye ini selain yang difasilitasi KPU Pesbar, semua paslon juga bisa mencetak dan memasang APK sendiri dengan catatan desain APK itu yang sudah disepakati dan disampaikan ke KPU setempat, jika tidak sesuai desain artinya menyalahi aturan,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)



Pos terkait