Tiga Hari Jalani Isolasi di Puskesmas, Pasien Covid-19 Asal Sukabumi Wafat

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Setelah sempat menjalani isolasi selama tiga hari di Puskesmas Batubrak, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 asal Kayukas, Pekon Sukabumi, kecamatan Batubrak, Kabupaten Lampung Barat meninggal dunia pada Senin (26/7) pukul 12.10 WIB.

Sebelumnya, pasien atas nama Ny. K tersebut mengalami diare, lemas dan tidak nafsu makan. Kemudian setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter dan dilanjutkan dengan Rapid Antigen ternyata pasien Positif terpapar Covid-19.

Bacaan Lainnya

Kepala UPT Puskesmas Batubrak Nezwan, S.K.M, mengatakan, dari hasil tracing, pasien tersebut tidak memiliki riwayat perjalanan keluar daerah, kumpul-kumpul ataupun kontak dengan pasien Covid-19.

“Hanya saja setelah ditelusuri ternyata ada salah satu anak Ny.K yang pulang dari bandar lampung Pada 15 juli 2021 lalu dan menginap semalam. Setelah itu anaknya pergi ke Lampung Tengah untuk bekerja,” terangnya.

Pasien sendiri, lanjutnya, merupakan pasien isolasi antrian/waiting list rumah sakit umum daerah alimuddin umar (RSUDAU).

“Jadi rencananya pasien ini akan kita isolasi di RSUDAU, tapi karena kondisi ruang isolasi penuh sehingga sementara kita tangani di puskesmas dan meninggal dunia siang ini,” imbuhnya.

Dengan bertambahnya pasien Covid-19 meninggal dunia tersebut, kini total ada 11 kasus warga yang meninggal dunia dengan status positif terpapar Covid-19.“Untuk itu kepada masyarakat kami tidak henti-hentinya menekankan agar terus mematuhi protokol kesehatan,”pesannya.

Hal senada disampaikan, Camat Batubrak sekaligus Ketua tim Satgas Penanganan Covid-19 Batubrak Mat Suhyar yang menekankan masyarakat untuk tidak kendor mendukung upaya mengendalikan penyebaran wabah Covid-19 di kecamatan setempat dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yakni, memakai masker saat beraktivitas diluar rumah, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta membatasi mobilitas di luar rumah.

“Untuk seluruh minak muakhi di wilayah Kecamatan Batubrak patuhi protokol kesehatan secara ketat, mengingat kasus Covid-19 terus meningkat dan korban meninggal dunia pun terus bertambah,” tutupnya.(edi/mlo)


Pos terkait