Tiga Pasien Covid-19 Sembuh Asal Bandarlampung, 5 Organisasi  Profesi Sepakat Hydroxychloroquine untuk Pasien Corona

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kepala Dinas Kesehatan (Kdinkes) Provinsi Lampung, Dr. dr. Hj. Reihana, M.Kes., menjelaskan terkait penambahan satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Lampung, Minggu (7/7).

“Pasien tersebut nomor 144 usia 41 tahun, berjenis kelamin perempuan asal Bandarlampung, dan masuk kategori orang tanpa gejala (OTG) . Saat ini sedang menjalankan isolasi mandiri,” Kata Reihana.

Bacaan Lainnya



Kemudian untuk konfirmasi positif Covid-19 yang sembuh tiga orang, semua berasal dari Bandarlampung, yaitu pasien nomor 49 seorang wanita berusia 51tahun, pasien nomor 47 usia 55 tahun seorang laki-laki, kemudian pasien ketiga nomor 131 wanita usia 45 tahun.

Reihana juga menjelaskan, sebanyak lima organisasi profesi di Lampung telah menyepakati, bahwa obat hydroxychloroquine dapat digunakan sebagai tatalaksana atau pengobatan pasien Covid-19.

Kelima organisasi profesi tersebut terdiri dari Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Perkumpulan Anastesi dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI).

“Untuk penanganan pasien Covid-19 saat ini, memang belum ada edaran resmi dari Kementerian Kesehatan tentang obat atau vaksin untuk menanganinya, tetapi ada kesepakatan dari lima organisasi profesi yang ada di Provinsi Lampung, mereka bersepakat bahwa hydroxychloroquine dapat digunakan sebagai tatalaksana pasien Covid-19,” Ungkapnya.

Reihana menambahkan, jika obat hydroxychloroquine diberikan kepada pasien Covid-19, tidak boleh diberikan pada penderita dengan usia lebih dari 50 tahun dan mempunyai penyakit bawaan seperti jantung. Pasien dengan kondisi kritis dengan syok anemia juga tidak diperbolehkan menggunakan hydroxychloroquine.

Lanjutnya, selama ini pasien Covid-19 mendapat perawatan di Rumah Sakit Bandar Negara Husada (RSBNH) yang merupakan pusat karantina pasien Covid-19. Namun kategori orang tanpa gejala (OTG) hanya diberikan obat yang bersifat simtomatis dan juga pemberian multivitamin.

“Tentu mereka juga diminta untuk melakukan olahraga dan berjemur, untuk meningkatkan imunitas tubuh.”

Terus dia, menjelaskan terkait dengan pertanyaan penerapan new normal di Provinsi Lampung namun pasien terkonfirmasi positif Covid-19 masih terus bertambah.

“Memang kita belum bisa menghentikan Pandemi global Covid-19 di Provinsi Lampung, tetapi dalam beberapa hari ini kondisi dari pada grafik konfirmasi positif sudah menunjukkan flat dalam arti masih ada satu atau dua orang,” ungkap Reihana.

Lanjutnya, dalam dua Minggu ke depan grafik yang ada harus tetap flat. dengan cara diperkuat dengan protokol-protokol Kesehatan kepada masyarakat.

Jika dalam dua Minggu ke depan tetap flat dalam artian hanya Penambahan satu dua orang, insyaallah covid-19 dapat kita Kendalikan namun bukan berarti sudah bisa kita hentikan. Untuk itu kita harus tetap menjaga protokol Kesehatan.

“Saat ini menjaga protokol kesehatan wajib untuk kita semua, mari bersama-sama seluruh masyarakat dan Pemerintah bergotong royong untuk menjaga agar kita bisa kendalikan Pandemi global Covid-19,” tutupnya. (ded/mlo)



Pos terkait