Tiga Paslon Serahkan LPSDK ke KPU Pesbar

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) dalam Pikada serentak 2020 yakni Pieter-Fahrurrazi, Aria Lukita Budiwan-Erlin, serta Agus Istiqlal-A.Zulqoini Syarif, telah menyerahkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pesbar, Sabtu (31/10) kemarin.

Ketua KPU Pesbar, Marlini, mengatakan berdasarkan tanda terima dan berita acara penerimaan LPSDK peserta pemilihan bupati dan wakil bupati Pesbar tahun 2020 di KPU Pesbar, dengan rincian yakni paslon Pieter-Fahrurrazi total sumbangan dana kampanye sebesar Rp396.860.000,- yang bersumber dari pribadi calon Rp10.000.000,-, parpol/gabungan parpol Rp252.000.000,- dan dari perseorangan sebanyak Rp134.860.000,-.

Bacaan Lainnya


Kemudian, untuk paslon Aria Lukita Budiwan-Erlina sebesar Rp50.000.000,- yang bersumber dari pribadi calon, sedangkan sumbangan dana kampanye paslon Agus Istiqlal-A.Zulqoini Syarif sebesar Rp979.000.000,- bersumber dari pribadi calon.

“Semua LPSDK paslon diserahkan sesuai dengan deadline dari KPU setempat yakni pada Sabtu (31/10) oleh masing-masing tim penghubung paslon,” katanya.

Dijelaskannya, penyerahan LPSDK tersebut mengacu pada PKPU No/5/2020 tentang perubahan ketiga atas PKPU No.15/2019 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020. Sedangkan, dari hasil penelitian semua LPSDK paslon yang telah diserahkan itu semuanya tidak ada kendala dan berjalan dengan lancar.

“Semua LPSDK paslon telah memenuhi semua ketentuan persyaratan maupun peraturan yang berlaku, artinya tidak ditemukan adanya LPSDK yang menyalahi aturan,” jelasnya.

Masih kata dia, dengan telah disampaikannya LPSDK semua paslon tersebut, maka paslon tidak dapat lagi menerima penambahan sumbangan dana kampanye. Sementara itu, secara keseluruh untuk batasan jumlah aliran dana kampanye masing-masing paslon dibatasi sebesar Rp7.280.024.000,-. Untuk itu KPU Pesbar tetap mengimbau agar dana kampanye paslon jangan sampai melebihi batasan yang telah ditetapkan.

“Pada Desember 2020 nanti, semua paslon akan menyerahkan LPPDK (Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye) ke KPU setempat, karena itu diharapkan seluruh paslon dalam melaporkan dana kampanye harus benar-benar valid dan transparan,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)




Pos terkait