Tiga Sungai Meluap, Puluhan Rumah di Bumi Hantatai Kembali Terendam Banjir

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pekon Bumi Hantatai Kecamatan Bandarnegeri Suoh Kabupaten Lampung Barat kembali diterjang banjir, akibat meluapnya tiga sungai di Pekon Setempat yakni Way Bulok, Way Peninjauan dan Way Hantatai.

Bacaan Lainnya



 

Tidak ada korban jiwa dalam musibah  yang hanya berselang satu hari setelah banjir sempat terjadi pada Kamis (7/5) tersebut. Hanya saja pada banjir kedua ini, puluhan rumah kembali terendam, satu rumah warga terancam amblas ke sungai, hektaran sawah terendam dan satu unit jembatan mengalami kerusakan. 

Perati  Hantatai Syahrudin mengatakan, penanganan perlu segera dilakukan, khususnya normalisasi sungai dan perbaikan tanggul Way Hantati yang jebol. Terlebih di aliran Way Bulok terdapat satu rumah warga yang kini kondisinya mengkhawatirkan. 

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, tetapi untuk kerugian materi tentu ada, dan kami akan menginventalisir untuk kemudian kami laporkan kepada pihak terkait, ” ungkap Syahrudin. 

Selain itu, ia mengimbau kepada masyarakat khususnya yang di Pemangku Hantatai agar selalu waspada karena intensitas hujan cukup tinggi dan kepada pihak terkait diharapkan untuk segera turun dan melakukan penanganan sehingga kerugian bisa diminimalisir. 

“Kami juga berharap agar dibantu alat berat untuk memperbaiki tanggul-tanggul yang jebol akibat banjir kalo tidak cepat ditangani takutnya berakibat fatal salah satunya rumah Bahrul yang sudah mendekati pondasi rumahnya akibat banjir ini,” kata dia. 

Sementara itu, Ketua Karang Taruna BNS Aris menambahkan, daerah itu menjadi langganan banjir saat hujan deras terjadi di daerah hulu. Karenanya pihaknya juga mendorong agar  normalisasi dan pembuatan tanggul bisa segera dilakukan. 

“Saat musim penghujan seperti ini masyarakat selalu merasa was-was, itu karena banjir sering kali terjadi. Karena itu untuk meminimalisasi hal-hal yang tidak diinginkan kami juga mendorong pemerintah untuk segera melakukan penanganan, ” tutupnya. (nop/mlo)



Pos terkait