Tim GLD Lambar Gelar Pemilihan Sepasang Duta Literasi 2020

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Tim Gerakan Literasi Daerah (GLD) Kabupaten Lampung Barat mengadakan pemilihan sepasang Duta Literasi 2020. Pemilihan Duta Literasi ini dilaksanakan pada ajang pemilihan Muli-Mekhanai di Wisma Sindalapai Kecamatan Balikbukit, Kamis (24/9).

Sekretaris Tim GLD Kabupaten Lambar Drs. Sandarsyah mendampingi Ketua Tim GLD Kabupaten Lambar Partinia, S.Pd, M.M mengungkapkan, tahapan dalam seleksi ini para finalis baik muli maupun mekhanai sebelumnya diwajibkan membuat karya tulis yang berkenaan dengan budaya Lampung Barat yang harus diserahkan pada saat seleksi tanggal 24 September 2020.

Bacaan Lainnya



“Ini merupakan salah satu point untuk menilai layak tidaknya finalis tersebut menjadi Duta Literasi,” kata Sandarsyah, Jumat (25/9)

Kata dia, kemudian Tim GLD juga akan memberikan pertanyaan tertulis yang berkaitan dengan literasi, yang sebelumnya para finalis tersebut akan diberikan materi terlebih dahulu tentang literasi.

Selanjutnya para finalis akan mengikuti tes wawancara. Baik tes tertulis, penyajian  materi, maupun wawancara semua dilakukan oleh panitia berasal dari pengurus Tim Gerakan Literasi Daerah Kabupaten Lampung Barat.

“Sebagai apresiasi terpilihnya sepasang Duta Literasi tersebut Tim GLD akan memberikan kepada masing-masing duta berupa selempang Duta Literasi, piagam, dan uang pembinaan yang akan diserahkan besok, Sabtu (26/9) pada saat grand final Muli-Mekhanai di GOR Ajisaka, Kawasan Sekuting Terpadu (KST) Pekon Watas, Kecamatan Balikbukit,” kata dia

Pihaknya berharap dengan terpilihnya Duta Literasi nanti akan menjadi semacam tauladan bagi remaja yang lain bahwa remaja yang milenial itu adalah remaja yang gemar membaca dan menulis. Remaja yang dapat menyeleksi dan menulis fakta yang benar, bukan yang bersifat bohong atau hoaks.

“Selain itu, Duta Literasi ini diharapkan akan mengkampanyekan pentingnya budaya literasi bagi masyarakat dan khususnya bagi teman sebayanya yaitu para remaja. Karena banyak harapan yang akan kita tumpukan terhadap para remaja ini. Remaja adalah masa depan keluarga dan bangsa ini,” ujarnya.

Lanjut dia, untuk diketahui Kabupaten Lampung Barat telah mencanangkan dirinya sebagai Kabupaten Literasi pada 2 Mei 2018, setelah diawali dengan terbitnya Peraturan Bupati Lambar Nomor 19 tahun 2018 tentang gerakan literasi daerah, yang selanjutnya dibentuk dan dikukuhkannya Tim Gerakan Literasi Daerah Kabupaten Lambar oleh Bupati Lampung Barat pada 27 September 2018 di Pekon Padang Tambak Kecamatan Waytenong.

Sedangkan pengertian literasi itu sendiri adalah kemampuan untuk memaknai informasi secara kritis sehingga ia  dapat mengakses ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas hidupnya, serta berkreasi dalam bentuk tulis-menulis dan audio-visual yang dapat menambah bahan bacaan dan rekaman yang pada akhirnya dapat bermanfaat bagi orang atau masyarakat lain.

“Gerakan Literasi Daerah adalah sebuah gerakan untuk mensinergikan semua potensi serta memperluas keterlibatan publik dalam menumbuhkan, mengembangkan, dan membudayakan literasi di Kabupaten Lambar,” pungkas Sandarsyah. (lus/mlo)



Pos terkait