Tim GTPP Covid-19 Provinsi Kunjungi Tanggamus

  • Whatsapp
Ketua DPRD Provinsi Lampung yang juga Wakil Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Lampung Mingrum Gumay menyerahkan Bantuan 1000 masker, APD dan alat Rapid test kepada Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Hj. Dewi Handajani, Kamis (16/4). - Foto Rnn/mlo

Medialampung.co.id – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung mengunjungi Kabupaten Tanggamus, Kamis (16/4). Kunjungan yang dipimpin Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay tersebut dalam rangka berkoordinasi langsung dengan Tim Gugus Tugas Kabupaten Tanggamus. 

Mingrum Gumay   sebagai Wakil Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Lampung mengawali kunjungannya dengan menyambangi Posko Penanggulangan Virus Corona yang ada di Rest Area Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus,lalu rombongan bergerak ke Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kantor BPBD Tanggamus dan Rumah Sakit Umum Daerah Batin Mangunang Kotaagung. 

Bacaan Lainnya



Dalam kunjungannya  Mingrum yang didampingi Karo Log Polda Lampung Kombes Pol. Bastoni Purnama, Plt Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Lampung, Fitri Anita dan Kepala BPBD Provinsi Lampung, Syamsul Rahman disambut Langsung Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani beserta jajaran Forkopimda, Wabup Hi. AM. Syafii dan Kepala Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tanggamus Hamid H Lubis. 

Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani selaku Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Tanggamus dalam laporannya mengatakan, update data terkini orang dalam pemantauan (ODP) di Kabupaten Tanggamus sebanyak 109 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) nihil dan positif Covid-19 kasus. 

“Jumlah ODP Tanggamus memang meningkat signifikan ini karena banyak masyarakat Tanggamus yang ke Pulau Jawa untuk bekerja, selanjutnya karena Pandemi ini mereka pulang kampung.

Kendati demikian kami terapkan standar operasional prosedur (SOP),  setiap warga yang baru pulang dari Jawa atau daerah terkonfirmasi Corona langsung dilakukan pemantauan selama 14 hari sesuai protokol kesehatan dan kami juga di Kabupaten bersinergi dengan posko Covid di pekon,” ujar Dewi. 



Pos terkait