Tim Gugus Tugas Cek Protokol Kesehatan di SMK YP. 17 Baradatu

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dalam rangka MPLS (Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah) Polsek Baradatu bersama Tim Gugus Tugas Kecamatan Baradatu melaksanakan kegiatan pengecekan Protokol Kesehatan di SMK YP. 17 Baradatu kecamatan Baradatu Kabupaten Waykanan, Rabu (15/7).

Pada pelaksanaan perkenalan lingkungan sekolah yang juga dihadiri oleh Camat Baradatu Desta Budi Rahayu N, S.STP, Kepala Puskesmas UPT. Baradatu Dr.Indah Hartati, Sekcam Baradatu Pahwid, S.Pd, Kepala Sekolah SMK YP 17 Baradatu Hi. Basyir, S.Pd.I, PS Panit 1 Unit Binmas Aiptu Juarta dan Babinkamtibmas Polsek Baradatu Brigpol Benny Kuncoro tersebut. Kapolsek Baradatu Kompol Mulyadi Djasudin Mendampingi Kapolres Waykanan

Bacaan Lainnya



AKBP Binsar Manurung menyampaikan bahwa kegiatan itu hanya dilakukan di hari pertama masuk sekolah bagi Siswa/Siswi ajaran baru tahun 2020 kelas 10 SMK YP. 17 Baradatu Kabupaten Waykanan. 

“Meski berada di zona hijau, pihak Kepolisian melalui fungsi tugas pembinaan bersama Tim Gugus Tugas Kecamatan Baradatu langsung melakukan pemantauan di SMK YP. 17 Baradatu sekaligus untuk memberikan pembinaan dan penyuluhan,” tegas Kapolsek.

“Sejatinya protokol kesehatan di sekolah wajib diterapkan karena merupakan aturan untuk mencegah meluasnya penyebaran penyakit COVID-19 yang diakibatkan virus Corona di institusi pendidikan,” Imbuh Kapolsek Baradatu Kompol Mulyadi.

Dalam pada itu pelaksanaan ceklis protokol kesehatan terkait MPLS, tim gugus tugas Covid-19 Kecamatan Baradatu mengharuskan siswa/siswi untuk menggunakan masker, dan pihak sekolah juga diwajibkan menyediakan tempat cuci tangan juga petugas melakukan pengecekan suhu tubuh, menyediakan cairan pembersih tangan, jaga jarak atau social distancing, menyediakan UKS dan kotak sampah guna meminimalkan risiko penularan Covid-19.

Sementara Kepala SMK YP. 17 Baradatu Hi. Basir yang juga ketua Yayasan SMP 17 Baradatu menambahkan, pembinaan dan penyuluhan kepada 297 siswa baru bertujuan untuk Validasi data dan Orientasi Siswa/Siswi baru selama tiga hari, lalu selanjutnya dilanjutkan dengan Daring (Dalam Jaringan), Kemudian dilanjutkan dengan KBM Daring (Kegiatan Belajar Mengajar Dalam Jaringan).(wk1/mlo)



Pos terkait